Dosen Unmer Madiun Ingatkan Pentingnya Literasi Keuangan bagi Generasi Muda

  • 18 Agt 2026 19:29 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Generasi muda dinilai perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan agar tidak mudah terbawa gaya hidup konsumtif. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Madiun, Samsu Anhari Faujianto, S.E., M.M., mendorong anak muda membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Menurut Samsu, pengelolaan keuangan dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk ketika seseorang masih mengandalkan uang saku dari orang tua. Anak muda perlu membedakan antara kebutuhan, keinginan, dana untuk memberikan penghargaan kepada diri sendiri, dan dana siaga.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah mengikuti tren atau Fear of Missing Out (FOMO). Keputusan mengeluarkan uang sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing, bukan karena ingin mengikuti gaya hidup teman.

“Kalau belum memiliki penghasilan sendiri, uang saku pun tetap bisa diatur. Yang penting jangan FOMO dan harus bisa membedakan mana kebutuhan, keinginan, reward untuk diri sendiri, serta dana siaga,” ujar Samsu.

Selain mengatur pengeluaran, Samsu mendorong anak muda mengenal berbagai kegiatan ekonomi yang positif. Bisnis legal, pembelajaran finansial, hingga investasi dapat menjadi pilihan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memanfaatkan uang secara lebih produktif.

Menurutnya, edukasi finansial penting untuk membangun kesadaran bahwa uang yang dimiliki perlu dikelola, bukan sekadar dihabiskan untuk mengikuti tren. Kebiasaan tersebut dapat membantu anak muda lebih siap menghadapi kebutuhan finansial di masa mendatang.

“Anak muda bisa belajar tentang bisnis, keuangan, dan investasi sejak dini. Daripada menghamburkan uang untuk gaya hidup, lebih baik diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat dan membangun masa depan,” kata Samsu.

Samsu berharap generasi muda semakin mampu mengendalikan diri dalam menghadapi tren dan tekanan lingkungan. Pengelolaan keuangan yang baik dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk membangun pola hidup yang lebih produktif sekaligus menjauhkan diri dari aktivitas ekonomi yang berisiko dan melanggar hukum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....