Strategi Cerdas Lawan Inflasi dengan Investasi

  • 19 Mei 2026 22:58 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Di tengah kenaikan harga kebutuhan hidup yang terus menekan daya beli masyarakat, investasi kini menjadi salah satu strategi cerdas untuk melawan inflasi.

Tidak hanya menjaga nilai uang, investasi juga membuka peluang pertumbuhan aset dalam jangka panjang.

Dengan memilih instrumen yang tepat dan memahami risiko yang ada, masyarakat dapat mempersiapkan kondisi finansial yang lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Investasi paling efektif itu saham. Alasannya karena bisa melipat gandakan uang kita. Nah, untuk investasi saham tentu trategi harus tepat.

Saat kita menentukan investasi saham, kita harus menemukan arus uang yang sehat” dikatakan Petrus Kanisius Yosta, S.Ak., M.Ak.

Dosen Fakultas Bisnis UKWMS Kampus Kota Madiun saat menajdi narasumber acara Investasi dan Inflasi di PRO 1 RRI Madiun, Rabu (13/5/2026).

Peter sapaan akrabnya menjelaskan alasan pentingnya investasi disaat inflasi adalah Ketika harga-harga naik, menyimpan uang hanya dalam bentuk tunai atau tabungan biasa sering kali tidak cukup untuk menjaga nilai dari uang.

Di sinilah investasi berperan. Investasi adalah penanaman dana pada jenis instrumen tertentu dengan harapan dananya menjadi berkembang di masa depan.

Tujuannya bukan sekadar menyimpan uang, tetapi membuat uang tersebut berkembang.

“Ada pepatah yang mengatakan Jangan menyimpan telur dalam satu karung. Jangan menyimpan uang di satu sektor investasi. Tetapi kita cari jenis instrumen investasi lainnya. Bisa saham, deposito, obligasi, emas dan lainnya. Maka, literasi digital sangat penting untuk memutuskan kemana kita harus berinvestasi”, tambah Peter.

Senada dengan Peter, Mujilan, S.E., M.Sc. yang juga berprofesi sebagai Dosen Fakultas Bisnis di UKWMS Kampus Kota Madiun mengatakan bahwa penting bagi seseorang untuk mengetahui kemana harus menginvestasikan hartanya ditengah inflasi yang semakin tinggi.

Hal tersebut biusa dilkaukan dengan menambah wawasan melalui literasi yang cukup.

“Memahami Portofolio. Setelah memahami portofolio tentu selanjutnya tidak hanya investasi di satu bidang. Hal yang perlu diketahui seperti kalau tabungan dan deposito itu kategori pendapatan tetap. Sementara yang berkembang bisa saham dan obligasi”, kata Muji.

Melalui edukasi tersebut, para dosen Fakultas Bisnis UKWMS Kampus Kota Madiun berharap masyarakat semakin sadar pentingnya investasi dan mampu mengelola keuangan secara bijak untuk menghadapi tantangan ekonomi, khususnya inflasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....