RRI.CO.ID, Madiun - Investasi emas dinilai masih menjadi pilihan yang aman di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Selain tahan terhadap inflasi, emas juga memiliki nilai lindung yang relatif stabil dalam jangka panjang.
Dosen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun, Dra. Dyah Kurniawati, M.Si., menjelaskan, bahwa emas menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati karena kemampuannya menjaga nilai aset.
Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber acara Inflasi dan Investasi Pro 1 RRI Madiun, Rabu 15 April 2026
Menurutnya, emas termasuk instrumen yang tahan terhadap inflasi.
Ketika terjadi kenaikan inflasi, harga emas cenderung ikut meningkat sehingga memberikan keuntungan bagi investor.
Sementara itu, Dosen Fakultas Bisnis UKWMS Kampus Kota Madiun lainnya, Dr. Vivi Ariyani, S.E.,M.Sc.,menambahkan bahwa investasi memiliki banyak jenis, namun emas sering dianggap sebagai pilihan paling aman.
Ia menyebut, emas memiliki fungsi lindung nilai atau hedging yang lebih kuat dibandingkan instrumen lainnya.
Tingginya permintaan pasar terhadap emas juga turut mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut. Meski demikian, investasi emas disarankan untuk jangka panjang, yakni lebih dari satu tahun.
Hal ini karena potensi kenaikan harga emas akan lebih terasa dalam periode waktu yang lebih lama.
Untuk investasi jangka pendek, masyarakat disarankan mempertimbangkan instrumen lain seperti deposito atau saham yang dinilai lebih fleksibel dalam menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat.
Dengan memahami karakteristik masing-masing instrumen, masyarakat diharapkan dapat memilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan jangka waktu yang diinginkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....