Adhi Karya Memulai Restrukturisasi Hutang

  • 21 Sep 2026 10:50 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memasuki tahap implementasi restrukturisasi melalui penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) bersama lembaga keuangan kreditur. Penandatanganan perjanjian tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyehatan perusahaan, sekaligus menandai peralihan dari pembahasan menuju pelaksanaan kerangka restrukturisasi yang lebih terstruktur dan terukur.

Dalam MRA tersebut, emiten dengan kode perdagangan ADHI tersebut bersama para kreditur menyepakati kerangka penataan kembali kewajiban perusahaan. Kesepakatan itu mencakup pengaturan mengenai struktur dan mekanisme penyelesaian kewajiban sesuai dengan kesepakatan para pihak.

Menurut perusahaan, langkah tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyehatan secara menyeluruh. Restrukturisasi ditujukan untuk memperkuat struktur keuangan, menciptakan ruang likuiditas yang lebih sehat, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha ADHI dalam jangka panjang. Proses ini juga mendapat dukungan dari PT Danantara Aset Manajemen (Persero) serta kepercayaan dari lembaga keuangan kreditur yang terlibat dalam restrukturisasi.

Sejalan dengan restrukturisasi, ADHI juga melanjutkan agenda transformasi perusahaan dengan mengembalikan fokus bisnis pada sektor inti engineering dan konstruksi. Perseroan akan melakukan streamlining organisasi dan portofolio bisnis, meningkatkan operational excellence berbasis teknologi, serta memperkuat efektivitas pengelolaan keuangan dan procurement.

Meski tengah menjalankan proses restrukturisasi, ADHI menyatakan kegiatan operasional dan pelaksanaan proyek tetap berjalan normal. Perusahaan memastikan penyelesaian proyek-proyek yang menjadi tanggung jawabnya tetap berlangsung untuk menjaga keberlanjutan usaha konstruksi. Menurut ADHI, keberlanjutan bisnis tersebut juga berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi di sekitar proyek, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat.

Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menyebut penandatanganan MRA sebagai awal dari tahapan implementasi yang membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh pihak. Ia menyampaikan optimisme bahwa sinergi antara ADHI, Danantara Aset Manajemen, dan lembaga perbankan kreditur dapat membantu membangun fundamental bisnis yang semakin sehat dan menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, ADHI akan menjalankan implementasi MRA secara transparan dan akuntabel dengan menjaga komunikasi bersama para pemangku kepentingan. Perseroan juga akan melanjutkan penguatan tata kelola, optimalisasi portofolio bisnis, peningkatan efektivitas modal, serta selektivitas dalam memperoleh kontrak baru.

ADHI merupakan perusahaan konstruksi dengan kode ticker saham ADHI dan menjadi bagian dari Holding Danantara Operasional. Perusahaan memiliki portofolio proyek yang mencakup jalan dan jembatan, jalan tol, transportasi, gedung, serta berbagai proyek infrastruktur lainnya. Selain konstruksi, ADHI memiliki bisnis engineering, manufaktur, property & hospitality, serta investasi & konsesi. (NK)

Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....