Profit IRSX Berbalik Positif Jadi Rp7,97 Miliar

  • 17 Sep 2026 19:14 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) mencatat perbaikan profitabilitas yang cukup tajam pada enam bulan pertama 2026. Hingga 30 Juni 2026, perusahaan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp7,97 miliar, berbalik dari rugi Rp1,59 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perbaikan tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan pendapatan. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, pendapatan Folago Global Nusantara mencapai Rp275,09 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan Rp100,43 miliar pada periode yang sama 2025.

Kenaikan pendapatan juga diikuti oleh peningkatan laba bruto. Pada semester I 2026, laba bruto tercatat Rp44,22 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp1,18 miliar pada semester I 2025.

Dengan demikian, selisih antara pendapatan dan beban pokok pendapatan menjadi lebih besar. Beban pokok pendapatan pada semester I 2026 tercatat Rp230,87 miliar, naik dari Rp99,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski beban pokok pendapatan meningkat, pertumbuhan pendapatan membuat laba bruto perusahaan meningkat signifikan.

Dari sisi operasional, Folago Global Nusantara juga mencatat perubahan yang cukup besar. Laba usaha pada enam bulan pertama 2026 mencapai Rp19,40 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan masih mencatat rugi usaha Rp1,70 miliar.

Namun, kenaikan beban umum dan administrasi menjadi salah satu pos yang perlu diperhatikan dalam laporan tersebut. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp24,87 miliar dari Rp2,64 miliar pada semester I 2025. Meski demikian, laba bruto yang lebih tinggi membuat perusahaan tetap mencatat laba usaha sebesar Rp19,40 miliar.

Setelah memperhitungkan sejumlah pos di luar kegiatan operasional, laba sebelum pajak Folago Global Nusantara mencapai Rp16,06 miliar. Pada semester I 2025, posisi tersebut masih berupa rugi sebelum pajak sebesar Rp1,38 miliar.

Dalam laporan keuangan, terdapat beberapa pos yang memengaruhi laba sebelum pajak pada semester I 2026. Perusahaan mencatat penghasilan keuangan Rp350,69 juta dan keuntungan atas pelepasan entitas anak sebesar Rp173,09 juta. Di sisi lain, terdapat penurunan nilai aset takberwujud sebesar Rp3,04 miliar, kerugian nilai wajar aset keuangan tidak lancar lainnya Rp678,85 juta, serta biaya keuangan Rp140,85 juta.

Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan neto sebesar Rp8,09 miliar, laba periode berjalan tercatat Rp7,97 miliar. Sebagai pembanding, pada semester I 2025 perusahaan membukukan rugi periode berjalan Rp1,59 miliar.

Dari laba tersebut, Rp7,72 miliar menjadi bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sementara itu, bagian laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali mencapai Rp256,38 juta.

Kinerja tersebut juga tercermin pada laba per saham. Laba per saham dasar pada semester I 2026 tercatat Rp1,25 per saham, sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya masih berada pada posisi negatif Rp0,32 per saham. Untuk laba per saham dilusian, angkanya tercatat Rp1,25 pada semester I 2026 dibandingkan negatif Rp0,25 pada semester I 2025.

Dengan hasil tersebut, laporan keuangan semester I 2026 menunjukkan perubahan posisi profitabilitas Folago Global Nusantara dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan, kenaikan laba bruto, serta perubahan dari rugi usaha menjadi laba usaha menjadi bagian utama dari perubahan kinerja tersebut. (NK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....