Catat Tanggalnya! Emiten Ini Tebar Dividen Rp1,2 Triliun
- 19 Jun 2026 10:47 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Bagi para pemburu dividen, pertengahan tahun ini kembali menghadirkan kabar yang layak dicatat di kalender investasi. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR), emiten batu bara yang dikenal royal kepada pemegang sahamnya, memutuskan untuk membagikan dividen final tunai senilai US$70 juta atau sekitar Rp1,27 triliun untuk tahun buku 2025.
Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026. Angka tersebut bukanlah jumlah yang kecil.
Jika dibagi kepada seluruh saham yang beredar, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp486,13 per lembar saham. Besaran dividen itu dihitung menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada 9 Juni 2026.
Yang menarik, dividen final ini hanyalah bagian terakhir dari rangkaian pembagian keuntungan yang dilakukan perusahaan. Sebelumnya BSSR telah lebih dahulu membagikan dividen interim dalam dua tahap.
Dengan tambahan dividen final tersebut, total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai US$125 juta. Jumlah itu bahkan setara sekitar 148,8 persen dari laba bersih yang dibukukan perusahaan sepanjang tahun lalu sebesar US$83,98 juta.
Di dunia pasar modal, angka payout ratio di atas 100 persen tentu menarik perhatian. Artinya, perusahaan tidak hanya membagikan laba tahun berjalan, tetapi juga memanfaatkan saldo laba yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Bagi investor yang mengutamakan arus kas dari dividen, kebijakan seperti ini sering dianggap sebagai bentuk komitmen manajemen dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Namun seperti biasa, yang paling ditunggu investor bukan hanya besarannya. Jadwal pembagiannya juga penting.
BSSR menetapkan pemegang saham yang berhak menerima dividen sebagai mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 26 Juni 2026 atau recording date. Sementara pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026.
Dengan kata lain, investor yang ingin memperoleh hak atas dividen tersebut harus memperhatikan jadwal cum dan ex dividen yang telah ditetapkan perusahaan. Keputusan pembagian dividen jumbo ini menunjukkan bahwa meskipun industri batu bara menghadapi dinamika harga komoditas global yang tidak selalu ramah, BSSR masih mampu menjaga posisi keuangannya dengan cukup baik.
Perusahaan memilih untuk mengembalikan sebagian besar nilai yang dihasilkan kepada para pemegang saham, sebuah langkah yang biasanya disambut positif oleh investor jangka panjang. Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham dengan rekam jejak dividen tinggi sering kali memiliki kelompok investor tersendiri.
Mereka tidak terlalu sibuk menebak pergerakan harga harian. Fokus mereka sederhana, memiliki bagian dari perusahaan yang secara konsisten menghasilkan laba dan membagikannya kembali kepada pemegang saham.
Karena itu, bagi investor yang menyukai strategi berburu pendapatan pasif dari pasar modal, pengumuman dari BSSR ini menjadi salah satu agenda penting bulan Juni. Nilainya mencapai lebih dari Rp1,2 triliun, sementara dividen per sahamnya mendekati Rp500. Sebuah angka yang cukup untuk membuat banyak investor kembali membuka catatan portofolionya dan menghitung potensi dana segar yang akan masuk pada awal Juli nanti. (NK)
Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....