Kolaborasi Digital WIFI dan APTISI Dorong Transformasi 4.095 Kampus Swasta
- 29 Mei 2026 11:52 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Transformasi digital di sektor pendidikan tinggi kembali mendapat dorongan besar. PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau SURGE (IDX: WIFI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) untuk mempercepat revolusi pendidikan digital di Indonesia.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Senayan, Jakarta, pada 26 Mei 2026. Kolaborasi tersebut memiliki cakupan nasional dengan melibatkan 4.095 perguruan tinggi swasta (PTS) yang berada di bawah naungan APTISI.
Fokus utama kerja sama ini adalah penyediaan akses internet terjangkau serta pengembangan platform E-Learning Nasional berbasis Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional dari sekitar 32 persen menuju 40 persen, mendekati rata-rata negara di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, inisiatif tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, blended learning, serta tata kelola akademik berbasis data. Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto.
Kehadiran sejumlah tokoh nasional dan jajaran pemegang saham SURGE memperlihatkan besarnya dukungan terhadap penguatan ekosistem pendidikan digital nasional. Dalam kesempatan tersebut, Hashim S. Djojohadikusumo hadir sebagai keynote speaker dengan orasi ilmiah bertajuk “Transformasi Digital Pendidikan Tinggi: Pilar Utama Peningkatan Mutu, Pemerataan Akses, dan APK Menuju 40 Persen.”
Ia menekankan bahwa akses internet berkecepatan tinggi merupakan syarat penting untuk menciptakan pemerataan pendidikan, terutama bagi mahasiswa di daerah yang masih mengalami keterbatasan konektivitas.
Ketua Umum APTISI Pusat, M. Budi Djatmiko, menilai penguatan infrastruktur digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi perguruan tinggi swasta. Menurutnya, PTS memegang peran besar dalam pendidikan tinggi nasional karena tersebar di berbagai wilayah dan menjadi akses utama masyarakat untuk melanjutkan pendidikan.
“Jika Indonesia ingin meningkatkan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi secara signifikan, maka PTS harus diperkuat. Tidak mungkin APK pendidikan tinggi naik secara nasional tanpa melibatkan perguruan tinggi swasta,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan SURGE tidak hanya membantu penyediaan akses internet, tetapi juga mengubah pola pengelolaan kampus melalui pembelajaran digital, layanan akademik, penelitian, administrasi, hingga promosi kampus berbasis teknologi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Yune Marketatmo, mengatakan pendidikan merupakan salah satu fondasi utama kemajuan bangsa. Melalui kerja sama ini, SURGE ingin memperluas akses konektivitas digital sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari implementasi program, SURGE dan APTISI akan menjalankan beberapa inisiatif strategis. Di antaranya penyediaan akses internet bertahap untuk kampus-kampus yang masih mengalami kendala infrastruktur, pengembangan platform Learning Management System (LMS), hingga pembangunan ekosistem pembelajaran digital berbasis AI.
Layanan konektivitas dalam program ini akan memanfaatkan solusi fixed broadband dari IRA – Internet Rakyat berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1.4 GHz. Selain itu, SURGE juga menghadirkan layanan Starlite berbasis Fiber-To-The-Home (FTTH) untuk menyediakan akses internet cepat, stabil, dan terjangkau.
Melalui kolaborasi ini, SURGE dan APTISI berharap dapat menciptakan ekosistem kampus digital yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan kualitas sumber daya manusia berbasis teknologi digital.
Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....