Catat Tanggalnya! ADMR Siap Bagi Dividen
- 20 Apr 2026 11:43 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Kabar positif datang dari emiten tambang mineral, Alamtri Minerals Indonesia Tbk, yang resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 April 2026, dan menjadi salah satu momen yang ditunggu investor, terutama pemburu dividen. Dalam hasil RUPS tersebut, ADMR menyetujui pembagian dividen sebesar US$120 juta, atau setara dengan sekitar 44,25% dari laba bersih 2025 yang mencapai US$271,21 juta. Angka ini mencerminkan kebijakan yang cukup seimbang—tidak terlalu agresif, namun tetap memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemegang saham, sambil mempertahankan sebagian laba untuk ekspansi bisnis ke depan.
Jika dibandingkan dengan beberapa emiten sektor energi lainnya yang membagikan hampir seluruh laba sebagai dividen, ADMR terlihat lebih konservatif. Sebanyak 54,75% laba bersih atau sekitar US$148,5 juta ditahan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha. Strategi ini menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki agenda pertumbuhan yang cukup besar di masa mendatang. Bagi investor yang ingin menikmati dividen ini, ada sejumlah tanggal penting yang wajib diperhatikan. Jadwal pembagian dividen ADMR telah ditetapkan sebagai berikut:
- Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 27 April 2026
- Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 28 April 2026
- Cum dividen pasar tunai: 29 April 2026
- Recording date: 29 April 2026
- Ex dividen pasar tunai: 30 April 2026
- Tanggal pembayaran dividen: 6 Mei 2026
Tanggal recording date menjadi penentu utama bagi investor. Hanya pemegang saham yang tercatat pada 29 April 2026 pukul 16.00 WIB yang berhak menerima dividen tunai tersebut. Artinya, investor harus sudah memiliki saham sebelum tanggal ex dividen agar hak atas dividen tetap melekat. Menariknya, meskipun nilai dividen ditetapkan dalam dolar AS, pembayaran kepada investor akan dilakukan dalam rupiah. Konversi akan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal recording date. Hal ini penting untuk diperhatikan karena nilai yang diterima investor dapat sedikit berfluktuasi tergantung pergerakan nilai tukar.
Dari sisi mekanisme, pembagian dividen akan dilakukan melalui sistem Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bagi investor yang sahamnya disimpan secara elektronik (scriptless). Sementara itu, pemegang saham dalam bentuk warkat akan mengikuti prosedur administrasi melalui biro efek yang ditunjuk. Secara keseluruhan, pembagian dividen ADMR tahun ini mencerminkan keseimbangan antara reward kepada investor dan kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan payout ratio di kisaran 44%, perusahaan masih menyisakan ruang untuk pertumbuhan, sambil tetap menjaga daya tarik sahamnya di pasar. (NK)
Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....