Mobil Listrik Kian Tren di Madiun, Penjualan Meningkat

  • 23 Jan 2026 08:46 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Tren penggunaan mobil listrik di Kota Madiun terus menunjukkan peningkatan. Dalam tiga bulan terakhir, penjualan mobil listrik tercatat mengalami kenaikan setiap bulannya. Hal ini menandakan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan tersebut semakin tinggi.

Sales Consultant BYD Haka Auto Madiun, Khafid Nur Rois, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Madiun terhadap mobil listrik sangat positif. Menurutnya, kemudahan akses informasi melalui media sosial turut mendorong minat beli, ditambah ketersediaan unit yang siap digunakan.

“Untuk penjualan di Madiun, sudah banyak yang melihat di media dan media sosial. Tinggal eksekusinya saja. Kita ready test drive, ready unit, tidak ada inden. Makanya penjualannya lagi naik daun,” ujarnya.

Khafid menjelaskan, tren mobil listrik di Madiun juga tidak lepas dari dukungan pemerintah dan PLN. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur serta pembukaan showroom mobil listrik di Madiun.

“Nah, karena saat ini kan pemerintah support mobil listrik, dari pihak PLN juga support,”

Mobil listrik kini semakin banyak dilirik masyarakat dan disebut sebagai kendaraan masa depan yang layak diandalkan. Menurut Khafid Nur Rois, mengungkapkan bahwa minat terhadap mobil listrik di Madiun saat ini didominasi oleh kalangan profesional dan pengusaha.

“Kebanyakan pengusaha yang pertama. Yang kedua dokter. Ada juga PNS. Pokoknya mobil listrik ini lagi naik daun. Makanya untuk penjualannya itu gampang banget,” ujarnya.

Menurut Khafid, faktor utama yang membuat mobil listrik semakin diminati adalah efisiensi biaya, baik dari sisi operasional maupun perawatan. Hal tersebut menjadi pertimbangan utama para pembeli sebelum memutuskan beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik.

“Dari efisiensi biaya itu kan dipertimbangkan juga,” tambahnya.

Dari segi usia, pembeli mobil listrik di Madiun saat ini masih didominasi oleh konsumen berusia 40 tahun ke atas. Sementara itu, segmen anak muda dinilai belum terlalu banyak yang melakukan pembelian.

“Kalau segmen muda itu belum. Usianya sekitar 40 ke atas. Tapi untuk segmen 30 tahun ke atas itu sebenarnya harus coba dulu, harus test drive dulu,” jelas Khafid.

Ia menegaskan, bahwa pengalaman berkendara menjadi faktor penting agar masyarakat semakin yakin dengan performa mobil listrik. Menurutnya, setelah mencoba langsung, banyak konsumen akhirnya tertarik karena kenyamanan dan keunggulan teknologi yang ditawarkan.

“Penjualannya itu naik terus, tiap bulan pasti naik,” katanya.

Dengan tren penjualan yang terus meningkat, Khafid menilai mobil listrik memiliki potensi besar untuk menjadi kendaraan masa depan yang dapat diandalkan oleh masyarakat luas.

“Kenapa mobil listrik ini bisa banget dibilang jadi kendaraan masa depan yang bisa diandalkan, ya karena keunggulan dan efisiensinya itu,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....