Kendalikan Inflasi, Pemkot Madiun-BI Kediri Tanam Ribuan Bibit Cabai

  • 19 Okt 2022 15:29 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Walikota Madiun, Maidi bersama forkopimda dan Bank Indonesia (BI) Kediri melakukan penanaman ribuan bibit cabai di tanah bengkok milik pemkot di Jalan Manis Raya, sisi selatan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) II, Rabu (19/10/2022). Hal itu sebagai upaya pemkot mengatasi inflasi, salah satunya diakibatkan kenaikan harga cabai rawit.

Maidi mengatakan, selain menekan inflasi, kegiatan penanaman bibit cabai itu dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Tidak hanya cabai melainkan juga tanaman produktif untuk kebutuhan harian warga.

“Ketergantungan pasar kita kurangi. Kalau kita bergantung terus, ketika sewaktu-waktu harga barang naik, kita susah. Jadi ini jangka panjangnya untuk mengatasi kesulitan,” ujarnya.

Melalui cara itu orang nomor satu di Kota Madiun ini ingin memberikan edukasi ke masyarakat agar bisa mandiri. Artinya, lahan pekarangan rumah tidak boleh dibiarkan kosong. Bila perlu ditanami aneka sayuran sehingga dapat menghemat pengeluaran.

“Pengendalian inflasi itu tidak hanya tugas pemerintah saja, tapi masyarakat juga ikut berperan. Jangan sampai barang dari luar tidak ada, kita juga tidak punya. Kalau kondisinya seperti itu kita tidak bisa apa-apa,” tambahnya.

Setidaknya ada 20 ribu bibit cabai yang ditanam. Satu di antaranya di lahan bengkok milik pemkot seluas 5 hektare. Tidak hanya itu kebijakan lainnya aset pemkot berupa tanah bengkok yang saat ini ditanami padi, kedepan sepertiganya akan ditanami palawija.

“Palawija ini yang harus kita miliki sendiri,” ucapnya.

Sementara itu bibit cabai tersebut tidak hanya ditanam di aset milik pemkot, melainkan juga dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Kemudian juga ditanam di pekarangan sekolah-sekolah. Termasuk memperbanyak kawasan rumah pangan lestari (KRPL) untuk menanam aneka jenis sayuran.

“Masyarakat itu jangan terlena, setelah harga pangan naik mereka baru bergerak. Nggak boleh seperti itu. Makanya sebelum kejadian, sudah kita siapkan,” bebernya.

Di lokasi yang sama, Kepala BI Kediri, M. Choirur Rofiq mengapresiasi upaya pemkot mengendalikan inflasi. Menurutnya, pengendalian inflasi tidak hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga harus ada peran serta dari masyarakat.

“Saya mengapresiasi upaya Kota Madiun mengendalikan inflasi terutama inflasi pangan dengan program menanam cabai. Selain menanam, produk cabai akan dikemas apabila suatu saat harga cabai mahal kemasan itu akan dikeluarkan. Tentunya model-model seperti ini kami diskusikan di kantor, sehingga tidak menutup kemungkinan cara ini bisa diikuti daerah lain,” tegasnya.

Rofiq menegaskan, upaya yang dilakukan pemkot untuk mengendalikan inflasi patut dicontoh oleh daerah lain. Dengan demikian ketersediaan barang tercukupi, harganya pun terjangkau sehingga tidak terjadi inflasi yang terlalu tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....