Warga Sambut Baik “PARKIR GRATIS" Area Stadion dan GOR Wilis Kota Madiun

  • 01 Feb 2025 10:45 WIB
  •  Madiun

KBRN,Madiun: Permasalahan parkir liar di Kota Madiun masih menjadi keluhan utama warga. Salah satu lokasi yang sering dikeluhkan adalah area Stadion Wilis dan GOR Wilis. Banyak masyarakat yang mempertanyakan status juru parkir di lokasi tersebut, apakah resmi ditunjuk oleh Pemerintah Kota Madiun atau hanya inisiatif pribadi.

Salah satu warga, Siswo, menceritakan pengalamannya terkait parkir di area stadion. "Saya termasuk yang tidak terlalu sering ke stadion, tetapi dulu memang sering ditarik biaya parkir. Kalau motor dikenakan Rp2.000, sedangkan mobil mungkin sekitar Rp5.000. Saya tidak tahu apakah juru parkir ini resmi atau bukan, tapi karena biasa menitipkan kendaraan di sini, saya ikut membayar," ungkapnya. Jumat (31/01/2025).

Namun, dalam beberapa minggu terakhir, kondisi di area stadion mengalami perubahan. Beberapa banner bertuliskan "PARKIR GRATIS, HARAP PARKIR DENGAN RAPI, AREA DIPANTAU OLEH CCTV" mulai terlihat di sekitar lokasi. Siswo menyambut baik kebijakan ini karena dianggap memberikan dampak positif, terutama bagi anak-anak dan pelajar yang sering berolahraga di stadion.

"Saya bersyukur sekali, karena mayoritas yang beraktivitas olahraga di stadion ini adalah anak-anak, baik bersama pembina atau teman-temannya. Dengan pembebasan retribusi parkir, masyarakat lebih termotivasi untuk berolahraga. Mungkin bagi sebagian orang, Rp2.000 bukanlah jumlah besar, tapi bagi anak-anak SD, SMP, dan SMA, biaya itu cukup berarti. Jika mereka sering ke stadion, dalam sebulan bisa cukup terasa," jelasnya.

Meskipun menyambut baik kebijakan parkir gratis, Siswo tetap menekankan pentingnya keamanan di area stadion. Ia menilai, keberadaan CCTV tidak selalu menjamin keamanan kendaraan dari aksi pencurian. "Kejahatan bisa terjadi di mana saja, bahkan meskipun ada juru parkir. Kita parkir di halaman rumah sendiri pun kadang masih bisa kehilangan kendaraan. Yang penting, masyarakat harus tetap memarkir kendaraan dengan rapi dan mengunci pengaman," imbuhnya.

Sebagai solusi tambahan, Siswo menyarankan adanya petugas keamanan khusus yang bertugas di area stadion. "Kalau bisa ada security atau petugas yang ditunjuk dan digaji oleh pemerintah, dalam hal ini Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun. Dengan begitu, keamanan lebih terjamin dan pengunjung merasa lebih nyaman saat berolahraga, tanpa harus khawatir dengan kendaraan mereka," tambahnya.

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) yang berwenang atas pengaturan parkir belum melakukan upaya penertiban parkir liar di lokasi (area) stadion dan Gor Wilis Kota Madiun. Demikian pula dengan pengelola Stadion dan GOR Wilis di bawah DISBUDPARPORA belum ada upaya serius menindaklanjuti kebijakan PARKIR GRATIS.

Siswo, berharap Kebijakan parkir gratis di area Stadion dan GOR Wilis diharapkan dapat menjadi solusi yang meringankan beban masyarakat serta meningkatkan minat olahraga di Kota Madiun. Walikota baru di Tahun 2025 menjadi simbol kebebasan berolahraga di Stadion Wilis dan GOR Wilis Kota Madiun. mm


Rekomendasi Berita