Hari catur sedunia: Jangan ragu belajar catur!
- 21 Jul 2026 19:49 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID MADIUN, MADIUN, Di tengah gempuran game online yang mendominasi generasi muda, catur tetap menjadi salah satu permainan yang diminati.
Naufal yang sudah menggeluti dunia catur sejak usia 5 tahun, tidak menampik bahwa minat anak zaman sekarang terhadap catur kian terkikis. Banyak anak-anak yang lebih memilih layar ponsel ketimbang duduk menghadapi bidak-bidak catur.
Melihat kondisi tersebut, pecatur muda asal kota Madiun Naufal Gusti Wijaya mengusulkan agar catur dapat kembali diminati dan dilestarikan di Indonesia. Menurutnya Permainan papan tertua ini dinilai mampu menguji ketajaman berpikir. Ia mengusulkan salah satunya cara yang dapat diambil adalah melalui jalur formal di institusi pendidikan.
"Saya bakal mengusulkan kalau catur itu dimasukkan ke kurikulum pelajaran yang ada di sekolah. Karena dapat membantu melatih anak mengembangkan motorik dan kemampuan berpikir anak tersebut. Dan itu adalah salah satu cara meningkatkan dan melestarikan catur di Indonesia," tambah naufal.
Bagi Naufal, catur bukan hanya permainan melainkan sebuah refleksi mendalam tentang warisan budaya.
"Menurutku adalah simbol bagaimana seseorang atau kita sebagai komunitas catur harus mempertahankan catur tersebut. Kita tahu bahwa catur udah ada ribuan tahun dan peraturannya tidak pernah berubah sama sekali. Dan kita harus tetap lestarikan permainan catur sampai ke masa depan," ujar Naufal.
Naufal berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tidak ragu untuk mulai belajar catur. Baginya catur adalah olahraga asah otak yang adil, sebuah arena murni yang mempertemukan ketelitian dan kemampuan berpikir tanpa ada faktor eksternal lainnya. (KNA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....