Lestarikan Laut dan Budaya, Nelayan Pacitan Gelar Festival Nelayan 2026
- 16 Jun 2026 15:15 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Pacitan - Para nelayan Pacitan menggelar Festival Nelayan 2026 untuk memperingati 1 Suro, atau pergantian Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriyah. Festival ini merupakan hasil dari partisipasi para nelayan untuk mengangkat budaya di Kabupaten Pacitan, utamanya di dunia perikanan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, serangkaian kegiatan Festival Nelayan 2026 dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan. Suratno, ketua panitia penyelenggara Festival Nelayan 2026 menerangkan, sebelum kegiatan ini digelar, diadakan bersih pantai yang melibatkan seluruh instansi se-Kabupaten Pacitan.
Serangkaian kegiatan Festival Nelayan 2026 di antaranya adalah Larung Tumpeng ke tengah laut, pengajian akbar, dan bakar ikan. Suratno mengatakan, tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
“Mudah-mudahan, khususnya nelayan Kabupaten Pacitan mendapatkan kesejahteraan, barokah, dan rezeki dari Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah mengapresiasi kegiatan ini yang dilaksanakan setiap tahun. Ia berpesan supaya tradisi ini terus dijaga untuk melestarikan budaya lokal sekaligus melestarikan laut.
“Selain melestarikan budaya, kita juga harus melestarikan laut sebagai salah satu sumber mata pencaharian. Mari kita jaga laut, hindari illegal fishing agar tidak menghancurkan laut,” pesan Gagarin.
Gagarin juga menilai, tradisi ini merupakan salah satu cara untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan masyarakat Pacitan. Terbukti dengan penyelenggaraan kegiatan ini yang melibatkan pemerintah, pihak swasta, organisasi dan seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....