Lezatnya Cookies ‘Pecel’ Buatan UMKM Kota Madiun
- 27 Mar 2024 11:59 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: ‘Pecel’, identik dengan Kota Madiun. Siapa sangka, sambal pecel yang biasanya disantap lengkap dengan sayuran, lauk, dan nasi, kini dikreasikan menjadi camilan.
Diena Ayu Rina, warga Jalan Mandalasari, Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun memutar otak untuk menjadikan pecel sebagai bahan pembuatan cookies atau kue. Salah satu pelaku UMKM tersebut ingin mengangkat brand Kota Madiun sebagai gudangnya pecel.
Inspirasi pembuatan cookies pecel itu dimulai sejak pandemi covid-19, pada 2020 lalu saat semua orang diinstruksikan untuk berada di rumah untuk mencegah penyebaran wabah corona. Saat itu pula, ia mencoba membuat cookies pecel untuk dikonsumsi sendiri, hingga akhirnya berani dipasarkan mulai awal November 2021.
“Kalau (cookies pecel) saya gluten free karena terbuat dari tapioka, disatu sisi saya memaksimal bahan baku yang sudah ada di rumah karena sebelumnya kan saya bikin kue kering yaitu kue widaran kan bahannya dari tapioka juga. Begitu saya mix dengan bumbu pecel akhirnya menjadi cookies,” katanya, Rabu (27/3/2024).
Diena yang juga Ketua Citra Tangguh Harapan Korda Matraman (Madiun, Ngawi, Magetan) ini menceritakan, jika cookies pecel buatannya itu kini dipasarkan di seputar Madiun, Malang dan Bogor. Keberhasilannya itu, akan ia tularkan kepada masyarakat sekitar agar ikut tergerak dalam kegiatan diversifikasi produk atau penganekaragaman dengan pengembangan produk yang sudah ada.
“Kalau bisa tidak hanya dijadikan sambal atau bumbu pecel saja, tapi bisa dijadikan cookies ringan yang aromanya tidak sambel, tapi daun jeruk dengan sensasi agak pedas,” tambahnya.
Selain tepung tapioka, bahan pembuatan cookies pecel di antaranya kacang, telur, gula, dan minyak. Sekali produksi, ia mampu menghasilkan 200 bungkus cookies pecel.
Cookies buatannya dikemas ke dalam kemasan 100 gram dengan harga Rp10.000, dan kemasan 200 gram dibandrol Rp23.000. Pun cookies home made itu cocok disandingkan dengan aneka camilan lain untuk hampers atau bingkisan ke rekan kerja, maupun sanak saudara.
“Harapannya paling tidak cookies Pecel ini menjadi bagian dari Madiun juga ya karena diversifikasi dari sambal pecel itu tadi, sehingga bisa menjadi terobosan atau opsi camilan,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....