Keluarga Korban KA Malioboro Nilai KAI Kurang Empati

  • 31 Mei 2025 15:42 WIB
  •  Madiun
Video

KBRN, Magetan: Keluarga salah satu korban kecelakaan Kereta Api Malioboro Express di perlintasan JPL 8 Barat, Magetan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap respon PT Kereta Api Indonesia (KAI) pasca insiden tragis yang terjadi pada Senin (19/5/2025) yang dinilai tak berempati terhadap para korban dan keluarganya.

Jufri, Keluarga dari almarhumah Resyka Nadya Maharani Putri (23), warga Dusun Mundu, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, menyampaikan keluh kesahnya setelah menerima santunan dari Jasa Raharja pada Selasa (20/5/2025) sore di Pendopo Surya Graha Magetan.

"Rasanya seperti kurang ada respon dari pihak KAI. Sampai sekarang belum ada upaya dari mereka selain mengirimkan karangan bunga," ujarnya dengan nada kecewa.

Menanggapi hal itu, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul yang turut hadir di Pendopo Surya Graha Magetan membantah jika pihaknya dianggap tidak memberikan perhatian.

"Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Sejak awal kami sudah beritikad untuk mengunjungi seluruh korban," jelas Rokhmad.

Saat ditanya soal hasil pertemuan tertutup antara KAI dan ahli waris, Rokhmad menyebut bahwa pihak keluarga pada dasarnya tidak menuntut kompensasi atau materi, namun menginginkan perhatian.

"Yang mereka inginkan adalah perhatian, bukan semata soal materi," tegasnya.

Terkait langkah komunikasi dan evaluasi pasca insiden, Rokhmad mengatakan pihaknya mengikuti arahan dari kepolisian.

"Semua proses komunikasi dilakukan satu pintu melalui koordinasi dengan Polres," imbuhnya.

Jufri sendiri sempat beberapa kali menyampaikan langsung kekecewaannya terhadap pihak KAI di hadapan Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bagus Samudera, yang kemudian memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dan KAI sesaat usai penerimaan asuransi dari Jasa Raharja di kesempatan yang sama.

Sebelumnya, respons KAI juga ramai disorot warganet. Banyak yang menilai perusahaan pelat merah itu kurang menunjukkan empati terhadap para korban dan keluarganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....