Soal Keamanan Palang Pintu KA, Ini Kata Khofifah

  • 31 Mei 2025 11:12 WIB
  •  Madiun
Video

KBRN, Magetan: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan atensi terhadap masalah pengamanan perlintasan kereta api di wilayahnya. Menurut Khofifah, masih banyak perlintasan yang belum dilengkapi dengan palang pintu.

Sementara beberapa yang sudah ada justru tidak diawasi oleh penjaga, sehingga sangat berisiko menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan keselamatan masyarakat di jalur kereta api.

“Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus kami lakukan secara intensif. Saat ini kami tengah melakukan pendataan menyeluruh mengenai perlintasan mana saja yang menjadi kewenangan Pemprov dan mana yang dikelola oleh PT KAI,” kata Khofifah usai menyerahkan santunan korban KA Malioboro di Magetan dan menghadiri sertijab Bupati, Senin (26/5/2025) malam.

Data tersebut kata Khofifah sangat penting untuk menentukan langkah pengamanan yang tepat. Palang pintu harus dilengkapi dengan penjaga agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas, sehingga risiko kecelakaan bisa diminimalisasi.

“Kami menginventarisir itu detal sekali, mana milik Pemprov, mana milik KAI atau Pemkab-Pemkot,” bebernya.

Selain itu, Khofifah juga menyinggung inovasi teknologi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat sistem keselamatan di jalur kereta api. Ia menyebutkan bahwa Pemprov Jatim pernah meluncurkan model palang pintu otomatis berbasis artificial intelligence (AI).

Teknologi ini mampu mendeteksi kedatangan kereta secara otomatis dan mengoperasikan palang pintu tanpa perlu pengawasan manusia secara langsung, sebagai bagian dari upaya modernisasi keselamatan.

“Kami hadir langsung saat peluncuran model AI gate tersebut, dan kami sangat optimis dengan potensi teknologi ini dalam meningkatkan keamanan. Ini merupakan langkah nyata dalam pencegahan kecelakaan, serta bukti bahwa kami terus mendorong pemanfaatan teknologi terbaru untuk menjawab tantangan keselamatan di masa depan,” jelas Khofifah.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....