Kisah Marjuki dan Suryani, Pahlawan Kucing Terlantar dari Kabupaten Madiun

  • 25 Jun 2024 22:45 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Di tengah hiruk pikuk Pasar Pagotan, Kabupaten Madiun, tersembunyi sebuah cerita penuh kasih sayang dan ketulusan. Marjuki dan Suryani, dua warga yang sederhana namun berhati besar, telah mengubah nasib kucing-kucing liar yang hidup di sekitar tempat pembuangan sampah pasar tersebut.

Kisah ini berawal dari rasa iba Marjuki dan Suryani terhadap kucing-kucing liar yang sering terlindas kendaraan. Kucing-kucing ini kerap berlindung di bawah kendaraan karena mencari kehangatan, terutama di malam hari. Di sekitar kontainer sampah, pemandangan kucing yang terlindas menjadi hal yang menyakitkan hati mereka.

"Sering saya lihat kucing terlindar, kadang orang buang sampah terus puter balik melindas kucing, kadang truk sampah juga, banyak sekali kejadian seperti itu" ujar Marjuki, selasa (25/6/2024).

Marjuki, yang tidak tahan melihat penderitaan tersebut, memutuskan untuk bertindak. Dengan menggunakan dana pribadi, ia membangun kandang kecil untuk memberikan tempat berlindung yang aman bagi kucing-kucing liar tersebut. Langkah kecil ini menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar.

Tindakan Marjuki mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Donasi berupa kayu dan galvalum datang untuk membantu memperbesar dan memperkuat kandang kucing. Dukungan luar biasa juga datang dari Mba Rini, yang dengan sukarela menyediakan makanan, obat-obatan, dan peralatan untuk kucing-kucing tersebut menggunakan dana pribadi.

Merawat 60 ekor kucing dengan tiga kilogram pakan bukanlah tugas yang mudah. Setiap hari, Marjuki dan Suryani menghabiskan waktu dan tenaga untuk memastikan kucing-kucing ini mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Mereka juga membuka donasi untuk siapa saja yang ingin membantu, baik berupa makanan, peralatan, hingga obat-obatan.

"Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, kami dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi kucing-kucing ini. Kami hanya ingin mereka merasa aman dan dicintai," tambah Marjuki.

Kisah Marjuki dan Suryani menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di tengah keterbatasan, mereka menunjukkan bahwa dengan kasih sayang dan kepedulian, kita dapat mengubah dunia, bahkan jika itu dimulai dari hal kecil seperti merawat kucing-kucing liar hingga menjadi Rumah Kucing Terlantar TPS Pasar Pagotan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....