Sisi Positif Dan Negatif, Penyaebab, Serta Cara Mengatasi Adronitis
- 14 Sep 2024 11:49 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Seperti sudah kita ketahui bahwa Adronitis adalah istilah yang sudah ada sejak zaman Yunani kuno. Kata adronitis berasal dari kata Yunani “adron”, yang berarti “kamar” atau “ruang”. Hal tersebut mengacu pada ruang antara dua orang yang baru saling mengenal, yang belum terisi dengan kepercayaan, keintiman, dan pengertian. Hal itu dikatakan Dosen prodi Bimbingan Konseling / BK Unika Wima Madiun Bernardus Widodo, M. Pd kepada RRI di Madiun.
“Adronitis adalah perasaan tidak sabar untuk mengisi ruang tersebut dengan hal-hal yang lebih dalam dan bermakna. Adronitis mungkin sering kita rasakan, tetapi jarang disadari. Ini karena adronitis tidak termasuk dalam daftar emosi dasar yang umumnya diajarkan sejak kecil, seperti bahagia, sedih, marah, takut, dan jijik”, kata Bernardus Widodo.
Dikatakan, Adronitis dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik. Adronitis dapat menimbulkan stres, kecemasan, dan depresi, terutama jika merasa kesulitan untuk menjalin hubungan yang dekat dengan orang lain. Stres dapat memicu pelepasan hormon kortisol, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Itulah sisi negatif yang ditimbulkan dari Adronitis.
“Selain sisi negatif ada dampak positif dari adronitis itu sendiri. Adronitis dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk belajar lebih banyak tentang orang lain, diri sendiri, dan dunia. Adronitis dapat mendorong seseorang untuk Membuka diri dan berbagi cerita, pengalaman, dan pandangan dengan orang lain, mendengarkan dan memahami sudut pandang, perasaan, dan kebutuhan orang lain, mengeksplorasi dan mencoba hal-hal baru yang mungkin tidak pernah dilakukan sebelumnya, dan mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan intelektual yang dapat membantu kita dalam berbagai aspek kehidupan”, ujarnya.
Menurut Widodo, penyebab seseorang mengalami Adronitis yakni, kepribadian introvert, pengalaman masa yang kurang mengenakkan, dan cinta diri yang rendah. Sementara cara untuk mengatasi hal tersebut dengan berlatih ketrampilan sosial, membuka diri, menghadapi pengalaman masa lalu, dan meningkatkan harga diri.
“Adronitis adalah perasaan yang normal dan manusiawi, tetapi juga bisa menjadi sumber masalah jika tidak ditangani dengan baik. Kita bisa mengatasi adronitis dengan cara yang positif dan sehat, serta memanfaatkannya sebagai motivasi untuk belajar dan berkembang. Jangan biarkan adronitis menghalangi diri kita untuk menjalin hubungan yang hangat dan harmonis dengan orang-orang sekitar kita”, pungkas Bernardus Widodo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....