Mengenal Sosok Baladewa Dalam Tokoh Pewayangan

  • 05 Agt 2024 22:28 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Dalam kehidupan sehari-hari ternyata banyak juga tokoh pewayangan yang bisa kita jadikan teladan, salah satunya adalah Baladewa. Dalam obrolan bersama komunitas, Ngobras Pro1 RRI Madiun menghadirkan Dosen Prodi Bahasa Indonesia UKWMS Kampus Madiun yaitu Ardi Wina Saputra, M.Pd. Dia tidak sendiri, namun mengajak salah seorang mahasiswanya yang ternyata sangat piawai dalam memahami tokoh wayang kesukaannya Baladewa.

Baladewa, yang juga dikenal dengan nama Balarama dalam epik Mahabharata, adalah salah satu tokoh penting dalam dunia pewayangan Jawa. Baladewa dikenal sebagai kakak dari Kresna dan merupakan salah satu pahlawan besar dari dinasti Yadava. Dalam pewayangan, sosok Baladewa digambarkan sebagai seorang ksatria yang memiliki sifat tegas, bijaksana, dan penuh dengan rasa keadilan. Denta Cesar (mahasiswa UKWMS Kampus Madiun) mengatakan, Baladewa adalah putra dari Basudewa dan Dewaki, lahir di kerajaan Mandura. "Ia adalah kakak dari Kresna dan Subadra, serta saudara tiri dari Prabu Baladewa. Dalam beberapa versi pewayangan, Baladewa juga dikenal sebagai penguasa Mandura yang menggantikan ayahnya setelah pensiun dari tahta," katanya saat hadir di studio Pro1 RRI Madiun, Senin (5/8/2024).

Dalam pewayangan, Baladewa sering digambarkan sebagai seorang ksatria yang gagah berani dengan kulit berwarna putih dan membawa senjata khas bernama Nanggala, sebuah senjata yang mirip dengan cangkul. Ia juga sering digambarkan memakai mahkota dan busana ksatria yang megah. Sementara itu, Ardi sebagai akademisi juga menambahkan bahwa wayang juga memiliki peran penting dalam kesusastraan kaitannya dengan prodi Bahasa Indonesia. "Untuk itu, kami juga sangat mendukung Denta sebagai mahasiswa kami yang kebetulan turut mengembangkan budaya Jawa khususnya wayang melalui skripsinya yang membahas Baladewa," tambahnya.

Baladewa dikenal dengan kepribadiannya yang tegas, berwibawa, dan penuh dengan rasa keadilan. Ia tidak segan untuk menegur siapapun yang dianggapnya salah, baik itu teman maupun keluarga. Sikapnya yang tegas ini sering kali membuatnya dihormati dan ditakuti oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, di balik sikap tegasnya, Baladewa juga memiliki hati yang lembut dan sangat peduli terhadap keluarga serta kerajaannya. Denta mengungkapkan Baladewa memang mudah marah, namun dia sosok yang tidak pilih sana sini, melainkan netral.

Dalam beberapa versi pewayangan, diceritakan bahwa Baladewa akhirnya kembali ke asalnya sebagai Dewa setelah menjalankan tugasnya di dunia manusia. Kisah ini menegaskan bahwa Baladewa adalah sosok yang berasal dari dunia para dewa dan kembali ke tempat asalnya setelah menyelesaikan misinya. Melalui wayang, Ardi bepresan agar selalu semangat untuk bangga pada akar kultural bangsa Indonesia. "Marilah kita semuanya bangga pada asal usul kita, pada budaya wayang supaya merepresentasikan keIndonesiaan kita, identitas kita, dan kebangaan kita sebagai warga negara Indonesia,"ungkapnya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....