Faktor Penyebab Inflasi di Kota Madiun
- 17 Jul 2024 07:31 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Beberapa faktor sering menjadi penyebab inflasi (kenaikan harga) di Kota Madiun. Beragam cara pun dilakukan agar kenaikan harga ini bisa terkendali dan tidak membebani masyarakat.
Kabag Perekonomian dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Madiun Danang Novianto mengatakan, beberapa faktor penyebab inflasi di Kota Madiun itu kadang-kadang karena konsumsi masyarakat yang meningkat.
Untuk momen konsumsi meningkat itu, jelas Danang, biasanya terjadi saat peringatan hari besar keagamaan, hari libur atau kegiatan yang bisa menimbulkan massa. “Untuk diluar itu Insyaallah di Kota Madiun itu landai,” ucap dia.
Danang menjelaskan, berkenaan dengan konsumsi masyarakat sekarang ini sudah mulai bijak. “Mereka juga bisa memilah dan memilih informasi apa saja di lapangan yang itu hoax atau riil, khususnya tentang isu-isu barang langka dan sebagainya,” kata dia.
Meski demikian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun selalu bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian Kota Madiun dan stakeholder lainnya terus memantau kondisi lapangan.
“Berkenaan dengan isu di lapangan jika memang itu terjadi kami tindak lanjuti bersama,” ujar dia, saat menjadi narasumber Mozaik Indonesia Pro 1 RRI Madiun pada Rabu (10/7/2024) lalu.
Seperti dari Dinas Perdagangan Kota Madiun setiap hari juga melakukan cek harga pasar. “Tim dari Dinas Perdagangan ini selalu cek di Pasar Besar dan Pasar Sleko. Dan kami pantau harga mana saja yang terindikasi akan meningkat,” kata dia.
Danang mencontohkan, jika misalnya ada kenaikan harga bawang merah, maka akan dicari penyebabnya. “Kalau misal bawang merah ini seumpama harga tiba-tiba tinggi, ada apa? Apakah ada distribusi yang tersumbat, atau kelangkaan karena gagal panen,” ucap dia.
Dari penelusuran itu, lanjut Danang, bisa digunakan untuk mengambil tindakan segera. “Kalau satu daerah tidak bisa memenuhi maka kami carikan daerah lain, untuk bisa mencukupi kebutuhan wilayah Kota Madiun,” kata dia.
Danang menyebut, selama ini TPID Kota Madiun bekerjasama dengan daerah lainnya untuk mencukupi kebutuhan pokok dan penting. Seperti beras bekerjasama dengan Kabupaten Madiun.
Kemudian bawang merah bekerjasama dengan Kabupaten Nganjuk, cabai bekerjasama dengan Kabupaten Magetan, telur ayam ras bekerjasama dengan Kabupaten Blitar, juga bekerjasama daerah lain untuk kebutuhan pokok dan penting lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....