Viral Ramalan Kiamat dari India, Hukumnya Menurut Islam
- 08 Jul 2024 08:27 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Baru-baru ini ramai dibicarakan tentang ramalan kiamat yang viral di media sosial (medsos). Peramal asal India, Kushal Kumar memprediksi kiamat terjadi pada 29 Juni 2024.
Namun ramalan itu meleset, dan kabarnya kiamat prediksi Kaushal Kumar mundur menjadi 10 Agustus 2024 mendatang. Tak sedikit ramalan kiamat ini menjadi candaan di dunia maya oleh warganet.
Ustaz Santoso S.Ag M.M mengatakan, bolehkan percaya ramalan kaitannya dengan kiamat?. “Jawabannya tidak boleh. Karena ramalan itu sangat berbahaya,” ujar dia saat menjadi narasumber Mutiara Pagi Pro 1 RRI Madiun, Minggu (7/7/2024).
Bahkan, jelas Santoso, seorang muslim dilarang mendatangi peramal. “Kata Nabi, siapa mendatangi seorang peramal dan bertanya sesuatu, sekali bertanya tidak diterima salatnya 40 hari. Ini risikonya. Walaupun salat khusuk dan berjamaah,” ucap dia.
Santoso menjelaskan, peramal-peramal itu berdusta. “Kata dalam Al-Quran berdusta para peramal-peramal bintang, peramal waktu, itu. Walau mereka kadang ada benarnya. Mereka menebak-nebak, terjadi begini-begini,” ujar dia.
Bagaimana orang yang percaya pada peramal?. “Maka mereka itu adalah musyrik, artinya menyekutukan Allah, memahami sesuatu yang tidak layak dipahami. Dia memprediksi sesuatu yang tidak mungkin dia ketahui. Mereka itu sebenarnya menebak-nebak,” ujar dia.
Ramalan tenang kiamat ini, dijelaskan Santoso, sudah sering terjadi. “Kita pernah mendengar isu kiamat dari Suku Maya, barusan kita dihebohkan peramal dari India, 29 Juni itu kiamat, ternyata apa yang dikatakannya hoax, tidak ada kebenarannya,” ucap dia.
Santoso mengatakan, mengenai hari kiamat itu sebenarnya sudah diheboh sejak masa Rasulullah Muhammad SAW.
“Itu ditulis oleh Allah dalam Al-Aquran. Kamu akan ditanya Muhammad, kata Allah, tentang hari kiamat kapan terjadinya? Kalau mereka bertanya tentang terjadinya kiamat, jawab sesungguhnya ilmu tentang hari kiamat itu adalah di sisi Rabku yang menciptakanku, tidak ada yang bisa menjelaskannya kapan itu terjadi, kecuali hanya Allah,” kata dia.
Kiamat itu, dijelaskan Santoso, kejadian yang sangat berat. “Dijelaskan Allah, ketika langit terbelah karena turunnya Malaikat, ketika bintang-bintang itu berjatuhan. Dan ketika laut itu diluapkan oleh Allah. Dan ketika kubur itu dibongkar, manusia mengetahui setiap pribadi apa yang telah dilakuannya dan apapun yang tidak dilakukan atau dilalaikannya. Disini ini sedikit gambaran tentang hari kiamat,” ujar dia.
Meski hari datangnya kiamat itu tidak ada yang mengetahui, namun ada tanda-tanda bahwa kiamat itu sudah dekat. “Diantaranya ketika manusia sudah lupa dengan Tuhannya. Ada manusia tidak kenal Allah, padahal Allah peciptanya,” ujar dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....