SPENBY Sang Juara 1 Ilustrasi

  • 30 Mei 2024 09:56 WIB
  •  Madiun

KBRN Madiun : SPENBY, julukan SMPN 9 Kota Madiun, menjadi juara 1 Ilustrasi FLS2N Kota Madiun tahun 2024. Melalui karya Yasinta Meutya Pratiwi, siswa kelas VIII, ilustrasi digital yang menggambarkan prestasi atlet pencak menjadi pemuncak. Mampu meraih prestasi tertinggi, diakui Yasinta, hal ini tidak pernah dia sangka.

"Kalau lomba gambar yang biasa sudah sering ikut, sejak SD. Tapi kalau lomba ilustrasi (digital) baru kali ini", ungkapnya. Kamis (30/5).

Bakat seni Yasinta tidak hanya mendapat dukungan orang tuanya yang juga menggeluti seni. Kejelian dan perhatian pihak sekolah juga turut mengembangkan bakat siswanya untuk berprestasi. Menurut guru pembimbing sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 9 Kota Madiun, Yanto, S.Pd., penunjukan Yasinta mewakili sekolah dilakukan dengan pengamatan dan seleksi seksama oleh pihak sekolah.

"Proses penunjukan Yasinta itu ada. Dari sekolah untuk event tahunan itu pasti ada seleksi. Untuk Yasinta ini memang saya tahu anaknya ini punya karakter yang kuat dan potensi. Cuma untuk membangkitkan kepercayaan diri kadang butuh sedikit dipaksa (penunjukan)", jelas Yanto.

Lomba ilustrasi tingkat kota dilakukan secara daring. Walau begitu, proses pengerjaan karya tidak sederhana. Selain penentuan ide, Yasinta mengatakan bahwa pembuatan sketsa menjadi tantangan yang butuh ketelatenan dan detail. Belum lagi setelah gambar selesai dibuat, dia masih harus mengubahnya dalam bentuk digital. Originalitas dalam menerjemahkan dan mewujudkan tema besar dalam sebuah karya itulah yang menjadi poin lebih sehingga karya Yasinta mampu menjadi juara.

"Di FLS2N ini ada tema besar. Tema untuk tingkat nasional yaitu Merdeka Berprestasi, Talenta Seni Menginspirasi. Tapi di situ ada sub temanya. Kemudian terfikir oleh Yasinta tentang berprestasi sejak dini. Dari situ munculah kearifan lokal, karena Madiun ini Kota Pendekar, kita mengangkat pencak silat tidak hanya sebagai seni bela diri tapi juga budaya olah raga yang bisa mencetak prestasi", papar Yanto.

Proses perumusan dan penuangan ide inilah yang mendapat dukungan penuh dari pihak SMPN 9 Kota Madiun. Kepala SMPN 9 Kota Madiun, Ida Sulistyaningsih, S.Pd., M.Pd. menyatakan pihak sekolah selalu berusaha memfasilitasi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai bakat mereka.

"Kami selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan guru, utamanya pembina. Dan karena FLS2N ini merupakan event tahunan dan bergengsi, sehingga secara perhatian kami lakukan dengan lebih. Mengenali karakter dan potensi siswa menjadi hal utama. Hal tersebut juga harus didukung dengan sekolah yang harus optimal dalam memberikan support dan memfasilitasi siswa tersebut. Sehingga keoptimisan meraih hasil terbaik kami tanamkan dengan (upaya-upaya) tersebut", jelas Ida.

Dukungan dan fasilitas dari pihak sekolah, bahkan, diwujudkan dalam bentuk menghadirkan pelatih khusus ilustrasi. Dengan bakat seni yang sudah dimiliki Yasinta, ditambah latihan yang diberikan secara khusus tersebut membuat dara yang bercita-cita menjadi desainer interior ini mampu menuangkan idenya secara optimal. Lewat karya ilustrasi digitalnya, Yasinta ingin menyampaikan pesan pada dunia tentang Kota Madiun - Kota Pendekar yang mencetak prestasi tinggi di bidang seni bela diri dan olah raga.

Walaupun Yasinta baru pertama kali mengikuti lomba ilustrasi digital, dia yakin mampu melakukan dan meraih hasil terbaik. Dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua lah yang turut andil menciptakan keajaiban ini.

"Ketika saya bilang kalau saya ditunjuk untuk ikut lomba ini, lomba ilustrasi, mereka bilang agar saya maju mengikuti lomba tersebut dan mengatakan bahwa saya pasti bisa dengan melihat karya saya selama ini", kenangnya dengan penuh keyakinan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....