‘Sarapan Ala Bule’, Alternatif Kudapan Baru di Madiun
- 07 Jul 2023 05:30 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Sarapan nasi goreng, bubur ayam, atau
nasi pecel mungkin sudah biasa bagi kita. Namun sarapan ala bule seperti di
Amerika tentu menjadi sarapan yang anti mainstream terlebih bagi
masyarakat Indonesia.
Tapi justru hal itulah yang menjadi daya tarik bagi kedai ‘Sarapan Ala Bule’ yang berlokasi di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Jawa Timur.
Banyak orang yang datang untuk menikmati kuliner di kedai Sarapan Ala Bule karena tertarik dengan keunikannya. Kedai ini menyajikan menu western yaitu omelete atau telur dadar, roti, sosis, kentang goreng yang disajikan lengkap dengan salad.
Adalah Dwi Suprapto sang pemilik kedai yang telah memulai usahanya sejak 2016 lalu. Ada sedikit cerita dibalik berdirinya kedai tersebut, dimana Dwi dahulunya adalah seorang koki di sebuah hotel namun banting setir berbisnis kuliner karena saat pulang ke Madiun mendapat pekerjaan dengan gaji yang rendah.
Berbekal keahlian yang dimilikinya, Ia mencoba berjualan menu western karena masih jarang ditemukan di kalangan pedagang kaki lima di kota Madiun.
“Saya dulunya koki di satu restoran, tapi begitu saya pindah ke Madiun yang UMR nya rendah, saya berusaha putar otak. Akhirnya terpikirlah bisnis ini karena belum ada yang merintis ini sebelumnya”, tutur Dwi, Kamis (6/7/2023).
Dengan ditemani karyawannya Dwi berjualan setiap hari dari jam 7 pagi sampi 11 siang. Dari hanya melayani 10 porsi sehari kini Dwi bisa melayani 100 bahkan hingga 200 porsi dalam sehari tergantung waktu tutup kedai.
Meski sederhana, namun banyak pembeli dari semua kalangan, dari anak-anak, pelajar, bahkan orang tua datang kesana terutama saat pagi hari untuk sarapan.
Dengan harga terjangkau dan pilihan menunya yang dapat disesuaikan permintaan pelanggan, membuat kedai ini tak pernah sepi.
Dwi pun berharap usaha kuliner yang ia tekuni tersebut dapat terus konsisten dan tidak ada pedagang lain yang menirunya.
“Kedepannya semoga usaha kuliner saya ini konsisten ramai terus, jangan ada orang yang meniru nama usaha saya. Kalau meniru menu itu boleh saja, asalkan jangan meniru nama usaha Sarapan Ala Bule saya”, kata Dwi mengakhiri. (mnt/yaf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....