Biaya Admin Marketplace Tekan Margin, Cyra Hijab Pilih WhatsApp

  • 05 Okt 2026 11:13 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Tingginya biaya administrasi marketplace menjadi salah satu tantangan yang membuat Cyra Hijab menghentikan penjualan melalui platform e-commerce. Pemilik Cyra Hijab, Salma Nur Rahmawati, mengaku margin keuntungan yang tipis tidak mampu menutup potongan biaya tersebut.

Salma mengatakan, sebelumnya ia mencoba berjualan melalui beberapa marketplace. Pada awalnya, sistem tersebut berjalan seperti biasa. Namun, setelah penjualan meningkat, ia mulai menyadari besarnya biaya administrasi yang dipotong dari hasil transaksi.

“Keuntungan saya cuma dua persen, sedangkan adminnya beberapa persen dari harga. Jadi kita stop dulu,” kata Salma dalam program Obrolan Muda Kreatif Pro 2 RRI Madiun.

Pengalaman tersebut baru benar-benar disadari ketika Salma menerima pembayaran dari beberapa produk yang terjual. Nilai uang yang masuk ke rekening ternyata jauh lebih kecil dibandingkan nilai penjualan.

Setelah diperiksa, biaya administrasi yang dikenakan disebut mencapai lebih dari 10 persen. Kondisi itu membuat keuntungan yang diperoleh dari penjualan tidak lagi sebanding dengan potongan yang harus ditanggung.

Ia akhirnya menghentikan penjualan melalui marketplace sekitar pertengahan 2025. Sebagai gantinya, Cyra Hijab mengandalkan media sosial untuk menarik konsumen dan mengarahkan transaksi ke WhatsApp.

TikTok menjadi kanal promosi yang dinilai paling efektif. Jika sebelumnya calon pembeli diarahkan ke fitur keranjang pada marketplace, kini Salma memilih mengarahkan mereka langsung ke WhatsApp. Strategi tersebut membuat Cyra Hijab tetap dapat memanfaatkan jangkauan media sosial tanpa harus menanggung biaya administrasi marketplace yang dinilai terlalu besar.

“Karena bunganya besar, jadi langsung saya tarik ke WA,” ujarnya.

Saat ini, penjualan online menjadi sumber transaksi terbesar Cyra Hijab. Selain WhatsApp dan TikTok, Facebook serta Instagram juga tetap digunakan sebagai kanal pemasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....