Unsur Viral Dinilai Efektif Menarik Gen Z ke Seni Tradisional
- 03 Okt 2026 14:02 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Pelestarian seni tradisional di kalangan generasi muda memerlukan pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah memasukkan unsur-unsur yang sedang populer di media sosial ke dalam pertunjukan seni.
Pegiat seni tari sekaligus mahasiswa UNIPMA, Valentino Satria Wibowo, mengatakan tantangan pelestarian seni tradisional saat ini belum berada pada kondisi darurat. Ia melihat masih banyak anak muda yang tertarik mempelajari tari tradisional meskipun juga menggemari budaya populer dari luar negeri.
Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki ketertarikan yang besar terhadap hal-hal yang viral dan mudah ditemukan di platform digital. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan seni tradisional dengan cara yang lebih menarik.
“Tren-tren yang sedang populer bisa dimasukkan ke dalam pertunjukan seni tradisional. Dengan begitu anak-anak muda menjadi lebih tertarik untuk melihat dan mempelajarinya,” jelas Valentino.
Ia mencontohkan penggunaan lagu-lagu viral maupun gerakan yang sedang populer sebagai bagian dari tari kreasi. Pendekatan tersebut pernah diterapkannya saat menyusun konsep pertunjukan di salah satu sekolah dan mendapat respons positif dari para siswa.
Valentino menegaskan bahwa unsur viral hanya berfungsi sebagai daya tarik awal. Nilai budaya dan identitas seni tradisional tetap harus dipertahankan agar tidak kehilangan makna yang menjadi ciri khasnya.
“Tidak harus meninggalkan pakem tradisional. Kita hanya mengkreasikan sedikit agar lebih dekat dengan generasi muda dan mereka tertarik untuk belajar seni tradisional,” katanya.
Ia optimistis strategi tersebut dapat menjadi jembatan antara budaya tradisional dan generasi digital. Dengan kemasan yang kreatif dan relevan, seni tradisional diyakini mampu terus hidup serta berkembang di tengah perubahan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....