Akulturasi Jadi Kunci Seni Tradisional Tetap Relevan

  • 03 Okt 2026 13:37 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Seni tradisional dinilai tetap memiliki ruang untuk berkembang di tengah modernisasi dan derasnya pengaruh budaya global. Kuncinya adalah kemampuan pelaku seni melakukan adaptasi tanpa menghilangkan identitas budaya yang menjadi dasar pertunjukan.

Pegiat seni tari sekaligus mahasiswa UNIPMA, Valentino Satria Wibowo, mengatakan perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah mengakses berbagai bentuk budaya dari luar negeri. Kondisi tersebut menuntut pelaku seni tradisional untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Menurut Valentino, adaptasi yang dilakukan bukan berarti mengubah budaya tradisional menjadi budaya asing. Sebaliknya, pelaku seni dapat melakukan akulturasi dengan menggabungkan unsur-unsur tertentu yang sedang populer ke dalam karya seni tradisional.

“Kita tidak mengubah budaya asli Indonesia menjadi budaya luar. Kita hanya menggabungkan sedikit unsur modern agar tetap mengikuti arus perkembangan zaman,” jelasnya.

Ia mencontohkan penggunaan lagu-lagu yang sedang viral atau tren gerakan tari populer yang dipadukan ke dalam pertunjukan tari kreasi. Cara tersebut dinilai mampu membuat pertunjukan lebih dekat dengan generasi muda tanpa menghilangkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Valentino menegaskan bahwa proses adaptasi harus tetap memperhatikan pakem yang berlaku, terutama pada seni tradisional dan klasik. Sementara pada tari kreasi, ruang inovasi dapat dilakukan lebih luas sehingga mampu menjawab selera masyarakat masa kini.

“Akulturasi itu penting. Kita bisa memasukkan unsur modern yang sedang tren, tetapi identitas dan nilai budaya tradisionalnya tetap dipertahankan,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, Valentino optimistis seni tradisional akan tetap diminati masyarakat. Ia menilai perpaduan antara nilai budaya dan kreativitas modern dapat menjadi strategi efektif menjaga keberlangsungan seni tradisional di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....