Berawal dari Kepepet, Little Crown Tumbuh Jadi Bisnis Fashion Mom & Kids
- 21 Sep 2026 13:22 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Kondisi ekonomi keluarga yang ingin diperbaiki menjadi titik awal Tiyas membangun bisnis fashion Little Crown. Berawal dari bisnis rumahan dengan satu mesin jahit, Little Crown kini berkembang menjadi usaha fashion couple ibu dan anak dengan puluhan tenaga kerja.
Tiyas mengaku ide membangun bisnis tersebut muncul ketika usaha bimbingan belajar yang sebelumnya dijalankan mulai meredup akibat pandemi Covid-19 pada 2020. Di saat yang sama, ia telah menjalankan bisnis kecil dengan menjual pakaian anak impor melalui media sosial.
Namun, perubahan kebijakan terkait produk impor membuat harga pakaian dari luar negeri semakin tinggi. Kondisi tersebut mendorong Tiyas berpikir untuk memproduksi pakaian sendiri.
“Saya mikir, baju seperti ini saja sampai Rp200.000. Harusnya Indonesia juga bisa. Kenapa kita tidak bisa?” kata Tiyas dalam program Muda Kreatif PRO 2 RRI Madiun.
Berbekal satu mesin jahit yang dibelikan suaminya, Tiyas mulai belajar menjahit secara mandiri melalui YouTube. Ia juga sempat mengikuti pelatihan menjahit gratis selama tiga hari.
Perjalanan tersebut tidak langsung berjalan mulus. Tiyas mengaku sempat menangis ketika belajar membuat bagian leher pakaian. Produk pertamanya pun masih sederhana dan hanya ditujukan untuk anak perempuan.
Dari pengalaman tersebut, Little Crown kemudian berkembang menjadi brand yang secara khusus menghadirkan pakaian couple ibu dan anak perempuan. Produk dirancang dengan karakter lucu dan mengikuti tren fashion yang diminati ibu muda. “Yang bertahan itu hal-hal yang seperti itu. Setiap hari diperbaiki, upgrade skill lagi,” ujarnya.
Kini, Little Crown telah mempekerjakan sekitar 60–70 orang. Produknya yang dipasarkan secara daring juga telah menjangkau konsumen di luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, dan pernah dikirim ke Jepang.
Bagi Tiyas, perkembangan Little Crown bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis. Ia kini memiliki tujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan orang-orang yang bekerja bersamanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....