Tak Ingin Siswa Pilih Jurusan, SMK PGRI 1 Mejayan Kenalkan Peta Peluang Kerja
- 18 Sep 2026 14:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Mejayan - Memilih jurusan setelah lulus SMP menjadi keputusan penting bagi calon siswa SMK. Namun, pilihan tersebut tidak selalu didasarkan pada pemahaman mengenai minat, kemampuan dan peluang kerja.
Kondisi itu menjadi perhatian SMK Ponpes Internasional Milenial Model PGRI 1 Mejayan. Sekolah memilih memberikan informasi mengenai peluang kerja terlebih dahulu sebelum siswa menentukan pilihan bidang pendidikan.
Kepala SMK Ponpes Internasional Milenial Model PGRI 1 Mejayan, Drs. Sampun Hadam, M.M., mengatakan edukasi kepada calon siswa biasanya mulai dilakukan sekitar September dan Oktober. Menurutnya, sekolah tidak hanya mempromosikan jurusan yang dimiliki. Siswa justru diperkenalkan dengan berbagai peluang kerja yang tersedia.
“Kami memberikan tentang peluang-peluang kerja yang memungkinkan bisa kita ambil,” ujar Sampun.
Dengan informasi tersebut, calon siswa diharapkan tidak memilih jurusan hanya karena mengikuti teman atau bidang yang sedang populer. Sampun mengatakan proses tersebut juga melibatkan orang tua.
Sekolah berupaya membangun pola komunikasi tiga pihak yang terdiri atas siswa, guru dan orang tua. Menurutnya, keputusan pendidikan tidak cukup hanya berdasarkan keinginan orang tua.
Sebaliknya, pilihan siswa juga perlu disertai pemahaman yang cukup mengenai kemampuan diri dan konsekuensi dari pilihan tersebut.
“Ini tanggung jawab bersama-sama,” katanya.
Sampun menilai siswa usia SMP masih membutuhkan informasi dan pengalaman yang cukup untuk menentukan arah pendidikan. Karena itu, sekolah memiliki peran memberikan gambaran mengenai pilihan yang tetersedia.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak seharusnya diposisikan sebagai proses untuk mendapatkan siswa sebanyak-banyaknya.
“Sekolah itu adalah restorasi. Sekolah itu adalah menyiapkan generasi, bukan hanya sekadar memperoleh murid sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Di SMK Ponpes Internasional Milenial Model PGRI 1 Mejayan, siswa diberikan informasi mengenai pilihan bidang kerja sebelum menentukan jurusan. Pilihan tersebut kemudian diselaraskan dengan minat siswa serta pembahasan bersama orang tua.
Pendekatan itu menjadi bagian dari upaya sekolah agar proses pendidikan sejak awal memiliki arah yang jelas, termasuk terkait pilihan siswa setelah menyelesaikan pendidikan. Sampun menegaskan, tujuan akhirnya bukan hanya membuat siswa lulus, tetapi membantu mereka memahami apa yang akan dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....