Menebar Kebaikan, Pahala Terus Mengalir hingga Hari Kiamat

  • 09 Sep 2026 05:05 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Setiap kebaikan yang dilakukan seseorang tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga dapat menjadi amal yang pahalanya terus mengalir ketika kebaikan tersebut diikuti dan dimanfaatkan oleh orang lain.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Santoso, S.Ag., M.M dalam sebuah kajian Islam Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Madiun. Ia menjelaskan, ajaran Islam mendorong umatnya untuk senantiasa melakukan dan mewariskan berbagai bentuk kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan penegasan mengenai keutamaan seseorang yang menjadi pelopor dalam melakukan kebaikan. Kebaikan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas apabila kemudian diikuti oleh orang lain.

“Man sanna sunnatan hasanatan falahu ajruha wa ajru man amila biha ila yaumil qiyamah.”

Ustadz Santoso menjelaskan, seseorang yang mewariskan atau memulai sebuah kebaikan akan mendapatkan pahala dari kebaikan tersebut sekaligus pahala dari orang-orang yang melakukan atau memperoleh manfaat dari kebaikan itu.

“Siapa yang mewarisi kebaikan, apa saja kebaikan itu, dia akan mendapatkan pahala dari orang-orang yang melakukan atau memanfaatkan dari kebaikan itu sampai hari kiamat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pesan tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menghadirkan kebaikan yang dapat dirasakan oleh orang lain.

Karena itu, menurut Ustadz Santoso, kebaikan tidak seharusnya berhenti pada diri sendiri. Setiap orang dapat mengambil peran dengan memberikan contoh, mengajarkan, maupun menciptakan sesuatu yang bermanfaat sehingga dapat diteruskan oleh orang lain.

“Ini artinya semua kebaikan adalah dianjurkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dan Baginda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,” tegasnya.

Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, mulai dari berbagi ilmu, membantu sesama, mengajarkan hal yang bermanfaat, hingga memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, menebar kebaikan bukan hanya menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, tetapi juga menjadi investasi amal yang manfaatnya dapat terus dirasakan dan bernilai pahala selama kebaikan tersebut diamalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....