PD Muhammadiyah Kabupaten Madiun Gelar Wisuda Panatacara Surya Sumirat
- 24 Agt 2026 17:24 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Madiun melalui Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) menggelar Wisuda Pawiyatan Panatacara "Surya Sumirat", di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan perdana ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian Bahasa Jawa dan tata krama di tengah era modernisasi.

Mengusung tema "Dari Madiun untuk Peradaban: Menerangi Zaman dengan Budaya dan Akhlak", prosesi wisuda dan pengukuhan kelulusan dipimpin langsung oleh Bupati Madiun.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi tinggi inisiatif PD Muhammadiyah Kabupaten Madiun yang aktif membentengi budaya lokal. Menurutnya, Bahasa Jawa merupakan bahasa adiluhung yang kaya akan nilai etika dan pembentukan karakter generasi muda.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Madiun, saya mengapresiasi tinggi PD Muhammadiyah. Bahasa Jawa penuh dengan tata krama. Penggunaannya mampu membentuk karakter generasi muda yang santun dan berakhlaqul karimah," ujarnya.

Bupati juga menekankan, agar para lulusan memanfaatkan keahlian kepembawaacaraan (pranatacara) untuk mempromosikan potensi daerah. Wisudawan diharapkan terus belajar (ngangsu kawruh) dan tetap rendah hati.

Sementara itu, perwakilan PDM Kabupaten Madiun Imam Nawawi mengatakan, pelatihan ini dirancang berkelanjutan hingga ke tingkat yang lebih tinggi sebagai ikhtiar melestarikan (ngleluri) budaya.

"Ini ikhtiar nyata kita bersama. Penggunaan Bahasa Jawa yang tepat saat ini mulai tergerus di masyarakat, sehingga butuh wadah pembinaan yang konsisten," jelasnya.

Acara wisuda ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh agama dan organisasi masyarakat, di antaranya PDM Kabupaten Madiun Imam Nawawi, perwakilan PCNU Kabupaten Madiun KH Ihsan, Ketua Baznas Kabupaten Madiun Gus Sakok, Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Aji Wawan, serta perwakilan organisasi kewanitaan (HARPI Melati, Tiara Kusuma, dan IWAMA).

Kedepan, para alumni diharapkan tak hanya mahir memandu acara berbahasa Jawa, tetapi juga mampu menjadi benteng pelestari adab dan aset berharga bagi Kabupaten Madiun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....