Situs Pemerintah dan Kampus Jadi Sasaran Promosi Judi Online

  • 19 Agt 2026 10:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Maraknya kemunculan konten judi online pada situs pemerintah maupun perguruan tinggi menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Penata Layanan Operasional Kominfo Ngawi, Yudha Indra Permana, menyebut praktik tersebut dilakukan melalui teknik peretasan yang dikenal sebagai web defacement dan SEO poisoning.

Menurut Yudha, pelaku memanfaatkan celah keamanan pada sistem manajemen konten atau CMS yang tidak diperbarui. Selain itu, konfigurasi server yang lemah juga sering menjadi pintu masuk bagi peretas untuk menyisipkan halaman promosi judi online.

“Pelaku sengaja menanamkan landing page judi online pada situs pemerintah atau kampus karena domain-domain tersebut memiliki reputasi tinggi di mesin pencari,” jelas Yudha saat siaran obrolan Jaga Malam PRO 2 RRI Madiun.

Ia menerangkan bahwa reputasi domain .go.id dan .ac.id membuat konten yang ditanamkan lebih mudah muncul di hasil pencarian Google. Dengan cara tersebut, pelaku memperoleh keuntungan karena situs judi mereka mendapatkan peringkat lebih baik tanpa harus membangun reputasi domain sendiri.

Yudha menilai pengelola situs lembaga publik perlu meningkatkan keamanan siber secara berkala. Pembaruan sistem, audit keamanan, serta pemantauan server harus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan domain resmi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Keamanan website bukan hanya soal menjaga layanan tetap berjalan, tetapi juga melindungi kepercayaan publik agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kejahatan digital,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....