Kerja Fleksibel Jadi Pilihan Gen Z, Ini Kata Psikolog

  • 16 Agt 2026 08:19 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pola kerja fleksibel semakin menjadi perhatian Generasi Z ketika memasuki dunia kerja. Fleksibilitas dapat berupa pilihan waktu kerja, sistem hybrid, maupun keleluasaan dalam mengatur cara menyelesaikan pekerjaan. Sejumlah penelitian di Indonesia juga menemukan adanya hubungan antara fleksibilitas kerja dan work-life balance pada pekerja Gen Z. (Garuda)

Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa keinginan terhadap kerja fleksibel tidak selalu berarti Gen Z ingin menghindari aturan atau tanggung jawab. Menurutnya, fleksibilitas lebih berkaitan dengan kebutuhan untuk memiliki kendali dan ruang dalam mengatur pekerjaan.

“Fleksibilitas bukan berarti bebas bekerja tanpa aturan. Yang dibutuhkan adalah ruang untuk mengatur cara kerja dengan tetap memenuhi target dan tanggung jawab,” ujarnya pada Jumat (14/8/2026)

Menurut Andi, salah satu alasan Gen Z tertarik dengan pola kerja fleksibel adalah perhatian yang semakin besar terhadap work-life balance. Pekerjaan tidak lagi hanya dipandang dari sisi penghasilan, tetapi juga bagaimana pekerjaan dapat berjalan beriringan dengan kehidupan pribadi, pengembangan diri, dan waktu istirahat.

Penelitian terhadap pekerja Gen Z di Indonesia menunjukkan adanya hubungan positif antara fleksibilitas kerja dan work-life balance. Namun, penelitian lain juga menunjukkan bahwa fleksibilitas bukan satu-satunya faktor yang menentukan keseimbangan kehidupan dan pekerjaan. (Cahaya Mandalika)

“Ketika seseorang memiliki ruang untuk mengatur pekerjaannya, ia bisa lebih mudah menyesuaikan tuntutan pekerjaan dengan kebutuhan pribadi. Tetapi tetap diperlukan kedisiplinan dan kemampuan mengatur waktu,” jelasnya.

Andi menambahkan, fleksibilitas juga dapat memberikan rasa percaya kepada karyawan. Pekerja dapat memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan berdasarkan hasil pekerjaan, bukan hanya berdasarkan durasi berada di kantor.

“Ketika targetnya jelas dan komunikasi berjalan baik, fleksibilitas dapat membuat seseorang merasa lebih dipercaya dan memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaannya,” tambahnya.

Meski demikian, Andi mengingatkan bahwa kerja fleksibel tidak selalu berarti bekerja dari mana saja atau sepenuhnya tanpa kehadiran di kantor. Studi terbaru mengenai Gen Z bahkan menunjukkan adanya kecenderungan sebagian pekerja muda kembali menghargai interaksi langsung di kantor karena dapat membantu membangun relasi dan perkembangan karier. (Axios)

“Gen Z tidak bisa digeneralisasi sebagai generasi yang hanya ingin bekerja dari rumah. Ada yang membutuhkan fleksibilitas, tetapi tetap membutuhkan interaksi langsung untuk belajar dan berkembang,” katanya.

Ia juga menilai sistem hybrid dapat menjadi salah satu pilihan yang mampu menggabungkan kebutuhan fleksibilitas dengan kebutuhan interaksi sosial. Riset terbaru mengenai Gen Z dan dunia kerja juga menunjukkan preferensi terhadap pola hybrid untuk menyeimbangkan fleksibilitas, stabilitas, dan pengembangan diri. (DOI)

Namun, fleksibilitas tetap membutuhkan batasan yang jelas. Jika tidak, waktu kerja justru dapat melebar dan membuat seseorang merasa harus selalu tersedia.

“Fleksibilitas yang sehat harus tetap memiliki batas. Ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk beristirahat, dan ada waktu untuk kehidupan pribadi,” tegas Andi.

Menurutnya, perusahaan juga perlu menjelaskan aturan mengenai target, jam komunikasi, evaluasi, dan tanggung jawab agar fleksibilitas tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pekerja dan perusahaan.

Ia berharap perbedaan preferensi kerja antargenerasi tidak menjadi alasan untuk memberikan label negatif kepada Gen Z. Menurutnya, kebutuhan terhadap fleksibilitas merupakan bagian dari perubahan dunia kerja yang perlu dipahami secara objektif.

“Yang perlu dilihat bukan apakah Gen Z suka bekerja fleksibel atau tidak, tetapi sistem seperti apa yang membuat pekerja mampu produktif, bertanggung jawab, dan tetap memiliki keseimbangan hidup,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....