Jangan Dianggap Remeh, 10 Kebiasaan Makan yang Merusak Jantung

  • 27 Jul 2026 15:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Salah satu faktor risiko yang dapat dikendalikan adalah pola makan sehari-hari. Banyak orang hanya menghindari makanan berlemak, tetapi tanpa sadar tetap melakukan kebiasaan makan yang dapat merusak kesehatan jantung. Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, hingga memicu penyumbatan pembuluh darah apabila dilakukan dalam jangka panjang.

World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor utama penyebab penyakit kardiovaskular. WHO merekomendasikan masyarakat mengurangi konsumsi garam hingga kurang dari 5 gram per hari atau sekitar satu sendok teh, membatasi asupan gula bebas, menghindari lemak trans industri, serta mengurangi konsumsi lemak jenuh. Sebaliknya, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh sebagai bagian dari pola makan sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

Berikut 10 kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yaitu terlalu banyak mengonsumsi garam, sering makan makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, kurang mengonsumsi buah dan sayuran, terlalu sering minum minuman manis, mengonsumsi daging merah secara berlebihan, makan dalam porsi besar sekaligus, sering melewatkan sarapan sehingga cenderung memilih makanan tinggi kalori di waktu berikutnya, terlalu sering mengonsumsi makanan instan atau makanan olahan yang tinggi natrium, kurang minum air putih, serta mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

WHO juga mengingatkan bahwa perubahan kecil dalam pola makan dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Mengurangi penggunaan garam saat memasak, membatasi makanan olahan, memilih buah sebagai camilan, memperbanyak konsumsi sayuran setiap hari, serta menjaga pola makan yang seimbang merupakan cara sederhana yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Dengan menerapkan kebiasaan makan sehat secara konsisten, risiko penyakit kardiovaskular dapat ditekan dan kualitas hidup tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....