PDGI Fasilitasi Pemasangan Bola Mata Gratis bagi Penyandang Disabilitas Netra

  • 26 Jun 2026 13:37 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Tak hanya memberikan layanan kesehatan gigi, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun juga menghadirkan layanan pemasangan bola mata palsu (protesa mata) secara gratis dalam bakti sosial yang digelar di Kabupaten Madiun.

PDGI Madiun yang juga turut membawahi wilayah Magetan akan memberikan kesempatan kepada 11 warga dari wilayah Madiun Raya akan menerima layanan tersebut. Mereka merupakan penyandang kehilangan bola mata akibat kelainan bawaan, kecelakaan, maupun penyakit tertentu. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui proses pendaftaran dan pemeriksaan.

Ketua PDGI Cabang Madiun, M. Danang Subeqi, mengatakan layanan protesa mata menjadi salah satu program unggulan dalam bakti sosial tahun ini karena tidak banyak kegiatan sosial yang menyediakan fasilitas serupa.

"Selain pelayanan kesehatan gigi, kami juga memberikan pemasangan protesa mata secara gratis kepada sebelas peserta. Harapannya, layanan ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kualitas hidup para penerima manfaat," ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Selain layanan protesa mata, PDGI juga memfasilitasi pemasangan gigi tiruan bagi 217 peserta yang berasal dari Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, Ngawi, hingga Nganjuk. Rangkaian bakti sosial turut meliputi operasi bibir sumbing dan celah langit-langit, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis, serta penyuluhan kesehatan.

Kegiatan akan dipusatkan di Pendapa Ronggo Djumeno, Caruban, Minggu (28/6/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

Bagi masyarakat umum, PDGI juga membuka layanan pemeriksaan dan perawatan gigi tanpa biaya. Empat unit dental mobile disiagakan untuk melayani warga yang datang langsung ke lokasi kegiatan.

Danang menambahkan, bakti sosial tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, kegiatan juga diisi edukasi kesehatan serta aksi sikat gigi bersama yang melibatkan sekitar 1.000 siswa PAUD dan sekolah dasar.

Menurutnya, melalui berbagai layanan tersebut, PDGI ingin memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, termasuk bagi warga yang membutuhkan protesa mata namun terkendala biaya maupun akses layanan kesehatan spesialis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....