Mudah Marah Bisa Jadi Tanda Awal Kecanduan Judi Online

  • 23 Jun 2026 08:54 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Judi online tidak hanya berdampak pada aspek finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Dalam banyak kasus, perubahan perilaku menjadi salah satu tanda awal yang perlu diwaspadai oleh orang terdekat.

Dalam dialog di Pro2 RRI Madiun, psikolog Aulia Andaryati, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tanda psikologis yang dapat menjadi alarm awal kecanduan judi online. Salah satunya adalah perubahan emosi yang cenderung lebih mudah marah dan tersinggung.

Menurut Aulia, permainan judi online kerap dikemas menyerupai game biasa dengan tampilan menarik. Kondisi ini membuat pelaku sering berusaha menutupi aktivitasnya ketika mulai dicurigai oleh orang di sekitarnya.

“Tanda-tanda psikologis yang bisa menjadi alarm adalah ketika seseorang mulai mudah marah, mudah tersinggung, dan cenderung menutupi aktivitasnya. Biasanya mereka akan berusaha menyangkal atau marah ketika ditanya, berbeda dengan pemain game biasa yang lebih terbuka. Jika sudah mulai berbohong, mudah tersulut emosi, dan menarik diri dari keluarga, itu bisa menjadi tanda awal adanya masalah,” ujar Aulia.

Ia menambahkan, perubahan perilaku seperti berbohong, menghindari interaksi keluarga, hingga menyembunyikan aktivitas dapat menjadi indikasi kuat adanya keterlibatan dalam judi online. Hal ini perlu segera mendapat perhatian dari orang terdekat sebelum semakin parah.

Menurutnya, kondisi emosional yang tidak stabil sering menjadi salah satu tanda paling mudah dikenali. Individu yang terpapar judi online biasanya menunjukkan reaksi berlebihan terhadap pertanyaan sederhana dari lingkungan sekitar.

“Biasanya terlihat dari perubahan emosi yang lebih mudah meledak, cepat tersulut, serta kecenderungan menyembunyikan sesuatu. Jadi kalau seseorang tiba-tiba mudah marah, sering berbohong, dan tertutup, itu sudah bisa menjadi tanda peringatan bahwa ada sesuatu yang perlu diwaspadai,” kata Aulia.

Aulia mengingatkan pentingnya kepekaan keluarga dan lingkungan dalam mengenali tanda-tanda tersebut. Deteksi dini dinilai dapat membantu mencegah dampak yang lebih serius, baik dari sisi psikologis maupun hubungan sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....