Sambirejo Mobil Sukses Bangun Bisnis Showroom Berbasis Kepercayaan

  • 16 Jun 2026 14:32 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Di tengah ketatnya persaingan bisnis otomotif, Sambirejo Mobil di Madiun membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu diawali dengan modal besar, tetapi juga berangkat dari kebersamaan, kepercayaan, dan keberanian mengambil peluang.

Marketing Sambirejo Mobil, Edo Adi Yaksa, menceritakan showroom tersebut mulai beroperasi pada 2018 atas inisiatif sang owner, Pungki. Sebelum terjun ke bisnis mobil bekas, Pungki lebih dulu menekuni usaha sembako, sedangkan Edo memiliki usaha warnet yang akhirnya terdampak pandemi COVID-19.

"Awalnya kami dirangkul bersama-sama. Tidak langsung bergaji, tetapi bekerja dengan sistem bagi hasil dan kerja sama. Dari situ kami sama-sama belajar membangun usaha," ujar Edo, kemarin.

Pandemi COVID-19 menjadi ujian terberat sekaligus titik balik perjalanan bisnis mereka. Saat daya beli masyarakat menurun drastis, harga mobil bekas justru anjlok hingga puluhan juta rupiah.

Kondisi tersebut dimanfaatkan sebagai momentum untuk membeli stok kendaraan dengan harga yang jauh lebih rendah. Sebagai contoh, Toyota Avanza keluaran 2015 yang sebelumnya dipasarkan sekitar Rp130 juta sempat turun hingga kisaran Rp90 juta sampai Rp100 juta.

"Bagi pelaku usaha yang memiliki modal dan keberanian mengambil risiko, situasi itu menjadi peluang emas," katanya.

Hingga kini, Sambirejo Mobil berkembang tidak hanya melayani konsumen akhir, tetapi juga menjadi pemasok kendaraan bagi sesama pedagang mobil bekas. Strategi tersebut membuat perputaran stok tetap berjalan meski persaingan showroom di wilayah Madiun semakin ketat.

Menurut Edo, keberhasilan mempertahankan bisnis selama hampir delapan tahun tidak hanya ditentukan oleh harga yang kompetitif, tetapi juga pelayanan setelah transaksi berlangsung. Konsumen tetap mendapatkan pendampingan, mulai dari pengingat jadwal servis, pergantian oli, hingga bantuan pengambilan kendaraan apabila tidak sempat datang ke bengkel.

"Kalau pelanggan puas, mereka pasti akan merekomendasikan ke teman atau keluarganya. Itu promosi terbaik bagi kami," terangnya.

Ia menambahkan, kejujuran menjadi fondasi utama dalam bisnis jual beli mobil bekas. Seluruh kelebihan maupun kekurangan kendaraan harus disampaikan secara terbuka agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....