Modal Rp100 Ribu, “Halalin” Jangkau Pelanggan Luar Negeri
- 14 Jun 2026 13:33 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo – Berawal dari modal tersisa Rp100 ribu, pasangan entrepreneur muda Wahyu Alfarizi dan Dita Nur Anisyah berhasil membangun bisnis kuliner Halalin Catering yang kini melayani puluhan pesanan setiap hari hingga mendapat pelanggan dari luar negeri.
Awalnya, keduanya menjalankan usaha camilan berupa molen mini lumer. Namun, penjualan yang mulai menurun membuat mereka harus memutar otak mencari produk yang lebih dibutuhkan pasar.
"Dari usaha sebelumnya, uang kami tinggal Rp100 ribu. Uang itu kami belikan ayam satu kilogram dan bahan-bahan dasar untuk mencoba jualan rice bowl. Rice bowlini kita customernya alhamdulillah sudah sampai luar negeri. teman-teman yang customer luar negeri itu sering minta untuk dibagikan ke panti asuhan," ujar Dita saat siaran obrolan Muda Kreatif Pro 2 RRI Madiun.
Dari modal tersebut, mereka mampu memproduksi sekitar 15 hingga 20 porsi rice bowl yang dijual Rp7 ribu per porsi. Hasil penjualan kemudian diputar kembali menjadi modal usaha berikutnya.
Sementara itu, Wahyu, mahasiswa perantauan asal Riau yang kini menetap di Ponorogo, mengaku jiwa wirausaha sudah tumbuh sejak kecil karena lingkungan keluarganya. Meski menempuh pendidikan di jurusan Pendidikan Bahasa Arab, minatnya pada dunia bisnis tidak pernah surut.
“Saya dibentuk itu dari orang tua yang suka berbisnis. Jadi walaupun saya kuliah jurusan pendidikan bahasa Arab, passion-nya tetap suka bisnis,” ujarnya.
Strategi pemasaran melalui jaringan mahasiswa dan media sosial membuahkan hasil. Kini Halalin Catering mampu menjual 40 hingga 50 porsi rice bowl per hari dan mencapai 100 hingga 150 porsi saat Car Free Day.
Tak hanya itu, layanan nasi kotak mereka juga mendapat pesanan rutin untuk kegiatan kampus, instansi hingga kegiatan sosial. Bahkan, pelanggan dari luar negeri kerap memesan makanan untuk dibagikan kepada panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan di Ponorogo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....