Ramsha Humaira Cetak Nilai TKA Istimewa dan Sempurna
- 14 Jun 2026 12:30 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Prestasi membanggakan diraih Ramsha Humaira Sayogo, lulusan MI Islamiyah 01 Kota Madiun. Di usianya yang baru 12 tahun, Ramsha berhasil meraih nilai istimewa atau nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia.
Pencapaian tersebut bahkan di luar perkiraan Ramsha sendiri. Saat mengikuti TKA, ia mengaku hanya menargetkan nilai di atas rata-rata. Namun hasil yang diumumkan sekitar satu bulan setelah ujian justru menunjukkan skor sempurna pada kedua mata pelajaran.
"Saya enggak nyangka sih. Target saya sebenarnya cuma di atas rata-rata," ujar Ramsha saat siaran obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Madiun.
Ramsha mengaku mengerjakan soal dengan strategi sederhana, yakni mendahulukan soal yang dianggap mudah lalu kembali mengerjakan soal yang lebih sulit. Menurutnya, mata pelajaran Bahasa Indonesia justru lebih menantang dibanding Matematika karena banyak soal yang bersifat menjebak dan membutuhkan ketelitian tinggi.
"Menurut saya lebih susah Bahasa Indonesia karena soal-soalnya menjebak," katanya.
Meski berhasil meraih nilai sempurna, Ramsha mengaku bukan termasuk siswa yang selalu menjadi unggulan di kelas. Mata pelajaran favoritnya bahkan bukan Matematika maupun Bahasa Indonesia, melainkan Bahasa Inggris. Ia juga aktif mengikuti kegiatan pidato Bahasa Inggris dan multimedia di sekolah.
Dalam kesehariannya, pola belajar Ramsha tergolong sederhana. Ia belajar mandiri di rumah sekitar 30 menit hingga satu jam setiap malam dan mengikuti les dua kali dalam seminggu. Saat menghadapi ujian, durasi belajarnya biasanya ditambah sesuai kebutuhan.
"Saya biasanya belajar malam-malam di rumah, tapi kadang juga ikut les," ujarnya.
Ayah Ramsha mengungkapkan, keluarga juga tidak pernah memasang target nilai sempurna kepada putrinya. Bahkan ia mengaku sempat tidak percaya ketika mengetahui Ramsha berhasil memperoleh nilai 100 untuk kedua mata pelajaran TKA.
"Saya enggak menyangka. Paling saya pikir nilainya 90-an. Begitu dapat 100-100, saya enggak percaya," katanya.
Menurut sang ayah, kunci keberhasilan Ramsha terletak pada kesadaran belajar yang tumbuh sejak kecil. Orang tua lebih banyak berperan sebagai pendamping dan pemberi dukungan, sementara Ramsha terbiasa mengatur proses belajarnya sendiri.
Motivasi terbesar Ramsha dalam belajar adalah keinginannya untuk membanggakan orang tua dan guru. Selain itu, ia juga bercita-cita melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Madiun melalui jalur prestasi.
"Motivasi saya untuk membanggakan orang tua dan guru," tandas Ramsha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....