MTsN 1 Madiun Bersama DLH dan Pemdes Doho Sukses Gelar Gerakan TASAMADURI

  • 05 Jun 2026 13:17 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Jumat, 5 Juni 2026, MTsN 1 Madiun bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun dan Pemerintah Desa Doho, Kecamatan Dolopo, sukses menggelar puncak Gerakan TASAMADURI (Tabungan Sampah Berdampak Madiun Asri).

Gerakan yang telah dimulai sejak 20 Mei 2026 ini merupakan aksi nyata warga madrasah dalam mengelola sampah plastik. Dengan konsep _ecobrick_, siswa MTsN 1 Madiun mengumpulkan botol bekas dan sampah plastik dari lingkungan sekolah, mencacahnya, lalu memadatkannya ke dalam botol hingga menjadi “bata ramah lingkungan”.

Puncaknya, ratusan ecobrick tersebut disusun menjadi kursi fungsional yang diresmikan tepat di Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ratna Candra Kurniawati, menuturkan bahwa TASAMADURI adalah bentuk edukasi lingkungan berbasis aksi.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu teori 3R, tapi langsung praktik. Dari botol bekas dan plastik bungkus jajan, mereka bisa menghasilkan kursi yang bisa dipakai. Ini melatih kepedulian, kreativitas, dan tanggung jawab,” jelasnya di sela kegiatan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MTsN 1 Madiun, Ruwiyati Rohmah, selaku penanggung jawab. Ia menegaskan, bahwa kolaborasi dengan DLH Kab. Madiun dan Pemdes Doho adalah langkah strategis mewujudkan madrasah inovasi. “TASAMADURI sejalan dengan program prioritas Bupati Madiun, yaitu 'Selasa Jumat Asri'.

Ini juga menjadi bukti komitmen kami menuju Adiwiyata Mandiri. Madrasah harus jadi pelopor, bukan hanya penonton dalam isu lingkungan,” tegasnya.

Perwakilan DLH Kab. Madiun yang turut hadir mengapresiasi konsistensi MTsN 1 Madiun dalam program lingkungan.

Sementara itu, pihak Pemdes Doho, Kec. Dolopo, menyatakan siap mereplikasi gerakan TASAMADURI di tingkat desa.

Gerakan TASAMADURI membuktikan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat mampu melahirkan solusi kreatif atas masalah sampah.

Selain mengurangi volume sampah plastik ke TPA, kegiatan ini juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda Madiun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....