Halo RRI, DLH Ponorogo Respon Cepat Bersihkan Sampah di Sungai Sekitar Ngebel
- 03 Jun 2026 10:18 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait tumpukan sampah yang ditemukan di aliran sungai sekitar kawasan Telaga Ngebel. Persoalan tersebut menjadi salah satu topik pembahasan dalam program dialog interaktif Halo RRI edisi Rabu, 3 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Adhi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif menyampaikan laporan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar Telaga Ngebel. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kelestarian kawasan wisata unggulan Kabupaten Ponorogo tersebut.
Menanggapi laporan yang masuk, DLH Kabupaten Ponorogo telah menyiapkan langkah konkret berupa kegiatan kerja bakti atau kurve massal yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut akan difokuskan pada pembersihan sampah di kawasan sekitar Telaga Ngebel, termasuk aliran sungai yang berpotensi membawa sampah menuju telaga.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi dan aduan terkait keberadaan sampah di sungai sekitar Telaga Ngebel. DLH Ponorogo siap menindaklanjuti dengan kegiatan kurve dan pembersihan lingkungan yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026," ujar Adhi dalam dialog Halo RRI.
Ia menjelaskan, agenda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk persiapan menyambut rangkaian kegiatan Grebeg Suro 2026, yang setiap tahunnya menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Kabupaten Ponorogo, khususnya kawasan Telaga Ngebel.
Menurut Adhi, kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan wisatawan sekaligus menjaga citra Telaga Ngebel sebagai destinasi wisata andalan daerah. Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan kawasan tersebut berada dalam kondisi bersih dan nyaman menjelang berbagai agenda wisata dan budaya yang akan digelar.
Selain melakukan pembersihan, DLH Kabupaten Ponorogo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kurve tersebut. Keterlibatan warga, komunitas lingkungan, pelaku usaha, hingga generasi muda dinilai sangat penting untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami mengundang masyarakat untuk bersama-sama hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan kurve pada 5 Juni mendatang. Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong, pekerjaan akan lebih ringan dan hasilnya akan lebih maksimal," tambahnya.
Adhi juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran air yang bermuara ke Telaga Ngebel. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan penumpukan sampah, menurunkan kualitas lingkungan, serta mengganggu keindahan kawasan wisata.
Melalui kegiatan pembersihan yang akan dilaksanakan bersama masyarakat, DLH Ponorogo berharap kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dapat terus meningkat. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, Telaga Ngebel diharapkan semakin siap menyambut wisatawan yang akan hadir dalam rangkaian Grebeg Suro 2026.
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi pesan utama yang disampaikan dalam dialog Halo RRI. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi untuk menjaga kebersihan serta kelestarian Telaga Ngebel sebagai aset wisata dan kebanggaan Kabupaten Ponorogo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....