Cara Aman Hindari Pencurian Data dari Judi Online

  • 14 Mei 2026 21:34 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap maraknya penyalahgunaan data pribadi yang berkaitan dengan judi online. Pengolah Data Keamanan Siber dan Sandi Kominfo Ngawi, Mochammad Sebbhie Tyasworo, membagikan sejumlah langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menerapkan prinsip “jangan klik dulu” terhadap tautan mencurigakan. Sebbhie menjelaskan judol biasanya tidak membuat website aslinya, melainkan melakukan paretasan website-website yang terkenal.

“Pastikan dulu alamat website dan pengirimnya. Banyak situs phishing yang tampilannya mirip layanan resmi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah membagikan kode OTP, PIN, password, maupun data kartu perbankan kepada siapa pun. Selain itu, masyarakat diminta menghindari instalasi aplikasi APK dari luar toko aplikasi resmi karena berpotensi membawa malware atau sistem pencurian data.

“Gunakan Play Store atau App Store resmi. Jangan instal aplikasi dari WhatsApp atau SMS,” katanya.

Sebbhie juga menyarankan penggunaan password berbeda untuk setiap akun penting dan mengaktifkan autentikasi dua langkah demi meningkatkan keamanan digital. Apabila menemukan konten atau nomor yang mempromosikan judi online, masyarakat dapat melaporkannya melalui situs aduankonten.id dan aduannomor.id.

Sementara untuk mengecek rekening mencurigakan dapat dilakukan melalui cekrekening.id.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....