Atlet Muda E-Sport Kabupaten Madiun Berprestasi

  • 06 Mei 2026 15:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Atlet muda e-sport dari SMAN 1 Geger, Kabupaten Madiun, menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Tim bernama Font Familia yang beranggotakan Raihan, Dimas, Faiq Satria, Dafa, dan Farel, berhasil menorehkan sejumlah kemenangan dalam berbagai kompetisi. Kapten tim, Raihan, menjelaskan bahwa perjalanan mereka di dunia e-sport sudah dimulai sejak usia dini.

“Saya sudah berkecimpung di e-sport sejak SD dan mulai masuk ke dunia kompetitif saat SMP. Dari situ kami sering ikut lomba dan meraih juara,” ujarnya.

Tim Font Familia terbentuk dari komunitas siswa yang memiliki minat sama di bidang e-sport. Meski belum menjadi ekstrakurikuler resmi di sekolah, mereka aktif berlatih secara mandiri, terutama menjelang turnamen.

“Latihan kami biasanya intens saat mendekati lomba, sekitar H-3 atau H-4, supaya tetap seimbang dengan kegiatan sekolah,” kata Raihan.

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tim ini telah mengikuti lebih dari enam kompetisi dan berhasil meraih juara di empat di antaranya. Salah satu prestasi tertinggi mereka adalah meraih juara dua dalam ajang tingkat karesidenan yang digelar dinas terkait di Caruban.

Menurut Dimas, tantangan terbesar dalam menekuni e-sport adalah mendapatkan dukungan dari orang tua serta menjaga keseimbangan dengan akademik. Hal serupa disampaikan Faiq Satria yang menekankan pentingnya manajemen waktu. Sementara itu, Farel menambahkan bahwa dukungan orang tua menjadi titik balik semangatnya.

“Setelah saya juara, orang tua mulai mendukung penuh. Itu yang membuat saya semakin yakin untuk terus berkembang,” kata Farel.

Selain kepercayaan dan dukungan orang tua, perjalanan menjadi atlet e-sport juga dihadapkan dengan beberapa tantangan teknis lain. Dafa menilai bahwa e-sport tidak hanya soal perangkat, tetapi juga kemampuan dan strategi.

“Gadget penting, tapi skill dan kerja sama tim lebih utama,” ujarnya.

Tim ini fokus pada game Mobile Legends karena dinilai memiliki peluang kompetisi yang lebih besar di wilayah Madiun. Selain itu, kekompakan tim menjadi faktor utama keberhasilan mereka.

“Chemistry tim sangat penting. Selain skill, mental dan strategi juga menentukan kemenangan,” jelas Raihan.

Para atlet muda ini berharap e-sport dapat dipandang sebagai aktivitas positif yang mampu menghasilkan prestasi. Mereka juga berpesan kepada generasi muda untuk tidak sekadar bermain game, tetapi memanfaatkannya secara produktif.

“Game itu jangan cuma untuk hiburan. Kalau ditekuni dengan serius, bisa jadi prestasi bahkan menghasilkan,” pungkas Raihan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....