Cara Menjaga Keteguhan Iman di tengah Disrupsi Informasi

  • 30 Apr 2026 21:59 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kemudahan akses informasi melalui media sosial ibarat pisau bermata dua. Jika tidak dibentengi dengan keteguhan iman yang kuat, maka diri kita akan mudah terjebak dalam disrupsi informasi yang masif. Menanggapi hal tersebut, Ustaz Sofar, S.Pd.I., S.M., menyampaikan amalan- amalan yang dapat dilakukan umat Islam untuk menguatkan iman dalam menghadapi arus informasi yang beragam dan belum tentu terbukti kebenarannya. “ Berkembangnya teknologi sekarang ini seperti Artificial Intelligence (AI), ChatGPT dan sejenisnya, akhirnya juga membuat produksi berita bohong juga menjadi sangat mudah, oleh karena itu diperlukan langkah-langkah spiritual agar tetap istikamah dalam iman Islam,”ungkap Shofar kepada RRI Madiun.

1. Menjaga salat awal waktu.

Ustaz Shofar, mengingatkan dan mengajak untuk terus istikamah menjalankan salat pada awal waktu. “Pertama tentunya adalah kita istikamahkan salat di awal waktu dan Itu yang paling utama,” tegas Shofar. Apabila tidak bisa diawal waktu, maka tetap upayakan untuk salat namun tidak begitu jauh di awal waktu.

Selain itu juga anjuran untuk salat berjamaah juga lebih baik. Salat dapat menjauhkan seseorang daripada keburukan dan kemunkaran.

2. Senantiasa Berzikir

Amalan yang perlu istikamah dilakukan adalah berzikir. “ Kedua, upayakan untuk selalu berzikir mengingat Allah SWT,” tegasnya.

Berzikir artinya kita senantiasa mengingat kepada Allah SWT. Baik dalam pelaksanaanya itu kita ucapakan dalam hati dan atau kemudian kita lafalkan lewat lisan kita. Zikir bisa dalam bentuk membaca Al-Qur'an atau zikir pagi dan sore yang biasa kita baca, maupun usai salat. Penting untuk bisa Istikamah dalam zikir dan membaca Al-Qur'an.

3. Berdoa dengan sungguh- sungguh

Selanjutnya anjuran untuk terus selalu berdoa dan meminta kepada Allah. “ Seperti yang mana doa diajarkan itu adalah: Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi 'ala dinika waatika. Wahai Allah yang membolak-balikkan hati, kuatkan hatiku agar selalu dalam agama-Mu dan selalu dalam taat kepada-Mu.

4. Bergaul dan Berada di lingkungan yang mengutamakan kejujuran.

Ustaz Shofar menegaskan, apabila kita terpaksa berada di lingkungan yang sulit mengutamakan kejujuran, namun paling tidak kita mampu menjaga diri. “Menjaga diri dan menjaga hati untuk tidak termasuk di dalam perkara yang buruk tersebut, artinya tetap kita berupaya untuk jujur,” ucapnya

5. Bijak dalam bermedia sosial dan melakukan tabayyun (verifikasi).

Ustaz Shofar mencontohkan ketika kita akan membuat konten yang menarik perhatian orang akan tetapi isinya adalah kebohongan, maka harus kita jauhi dan hindari. Selain masih banyak konten-konten yang baik dan juga bisa menarik. Selain itu Ia juga mengingatkan bahwa Informasi begitu mudah didapat, namun seringkali kita langsung membagikannya tanpa meneliti kebenarannya. “Berpeganglah pada kejujuran meskipun sendirian. Jangan jauhkan diri dari kebenaran walaupun orang lain tidak menyukainya," pesan Ustaz Shofar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....