Pemkab Magetan Dorong Pemasaran Digital dan Kontinuitas Panen Jeruk Pamelo
- 28 Apr 2026 16:17 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mendorong transformasi sektor pertanian jeruk pamelo melalui pemanfaatan teknologi digital serta pengaturan produksi agar panen dapat berlangsung sepanjang tahun. Hal ini disampaikan dalam Festival Pamelo yang digelar di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Selasa (28/4/2026).
Bupati Magetan Nanik Sumantri menilai pola pemasaran hasil pertanian perlu menyesuaikan perkembangan zaman. Pemanfaatan media sosial dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani pamelo.
“Sekarang zamannya digital. Produk panjenengan bisa dipasarkan lewat media sosial, tidak hanya mengandalkan cara manual,” ujarnya di sela kegiatan Festival Pamelo di kantor Dinas TPHP Magetan.
Selain memperluas pemasaran, ia juga menyoroti peluang pengembangan agrowisata berbasis kebun pamelo. Model wisata petik buah langsung dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi petani sekaligus menarik minat pengunjung.
“Kebun-kebun yang ada bisa dimanfaatkan untuk wisata petik sendiri, dipromosikan lewat media sosial. Tren masyarakat sekarang ke arah sana,” katanya.
Dari sisi produksi, Pemkab Magetan menargetkan ketersediaan pamelo tidak lagi bergantung pada musim. Dengan teknik budidaya yang tepat dan pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), masa panen dapat diatur agar berlangsung sepanjang tahun.
“Dulu panen identik di bulan April sampai Juni. Sekarang bisa diupayakan agar setiap bulan tersedia, sehingga tidak tergantung musim,” jelasnya.
Peran PPL dinilai krusial dalam memberikan edukasi kepada petani, khususnya terkait pengaturan masa tanam dan teknik pembuahan agar produktivitas lebih stabil.
Festival Pamelo yang digelar tahun ini turut diramaikan lomba dengan jumlah peserta mencapai 131 orang. Kegiatan tersebut menjadi ruang kompetisi sekaligus evaluasi kualitas hasil produksi pamelo di Magetan.
“Bagi yang menang kami ucapkan selamat. Yang belum berhasil tetap semangat, masih ada kesempatan di tahun berikutnya,” ujar Nanik.
Upaya penguatan dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya, pemasaran digital, hingga integrasi dengan sektor pariwisata, diharapkan mampu meningkatkan daya saing jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....