Festival Pamelo Magetan: Dorongan Digitalisasi hingga Produksi Sepanjang Tahun

  • 28 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pengembangan jeruk pamelo di Kabupaten Magetan diarahkan pada penguatan pemasaran digital, peningkatan kualitas produksi, serta integrasi dengan sektor pariwisata. Hal ini disampaikan Bupati Magetan Nanik Sumantri saat Festival Pamelo di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Selasa (28/4/2026).

Bupati Magetan Nanik Sumantri menegaskan bahwa petani pamelo perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama dalam hal pemasaran. Menurutnya, media sosial menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus mengenalkan potensi lokal.

“Produk panjenengan ini nanti bisa dipasarkan lewat media sosial. Jadi jangan hanya manual, tetapi harus mengikuti digitalisasi,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan Festival Pamelo di kantor Dinas TPHP Magetan.

Selain pemasaran, ia juga mendorong pengembangan konsep wisata kebun petik buah. Kebun pamelo milik petani dinilai berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis pengalaman yang saat ini tengah diminati masyarakat.

“Mungkin kebunnya bisa dikembangkan menjadi tempat petik sendiri, dipromosikan lewat media sosial. Sekarang trennya seperti itu,” tambahnya.

Di sisi produksi, Pemkab Magetan menargetkan ketersediaan jeruk pamelo sepanjang tahun. Dengan dukungan teknologi budidaya dan pendampingan, pola panen yang sebelumnya hanya terjadi pada bulan tertentu dapat diatur lebih merata.

“Kalau dulu panen hanya sekitar April sampai Juni, sekarang bisa diupayakan agar setiap bulan ada. Jadi tidak tergantung musim lagi,” jelas Nanik.

Ia menekankan pentingnya peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas TPHP dalam mendampingi petani, terutama dalam teknik budidaya agar tanaman dapat berbuah secara berkelanjutan.

Festival Pamelo tahun ini juga diisi dengan lomba yang diikuti 131 peserta. Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk menilai kualitas hasil panen sekaligus memotivasi petani meningkatkan mutu produksi.

“Yang menang kami ucapkan selamat, yang belum beruntung jangan putus asa. Mungkin tahun depan bisa menjadi juara,” katanya.

Melalui pengembangan dari hulu hingga hilir, termasuk pemanfaatan digitalisasi dan dukungan pariwisata, jeruk pamelo diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai komoditas unggulan Kabupaten Magetan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....