Pentingnya Qiyamullail dan Keutamaannya

  • 26 Apr 2026 11:37 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Salat malam atau qiyamullail memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, ibadah ini juga mencerminkan kepedulian seorang muslim terhadap kualitas spiritual dirinya dan keluarganya.Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Shofar saat menjadi narasumber dalam program Mutiara Pagi di PRO 1 RRI Madiun, Sabtu 25 April 2026. Dalam pemaparannya, Ustadz Shofar menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan teladan nyata dalam menghidupkan qiyamullail, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi keluarganya.

“Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam beliau mencontohkan kepada kita bagaimana kepedulian beliau kepada keluarganya dalam melaksanakan salat malam ini. Sehingga bukan hanya untuk diri beliau tapi kepada keluarganya. Jadi diriwayatkan bahwa Nabi sallallahu alaihi wasallam itu setiap malamnya beliau selalu membangunkan putrinya yaitu Fatimatuz Zahra istri daripada Sayyidina Ali karamallahu wajhah. Dibangunkan diketuk pintunya lalu Nabi berkata, "Apakah kalian sudah salat?" Yaitu salat malam” dikatakan Ustadz Shofar, S.Pd.I, SM. Saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi di PRO 1 RRI Madiun, Sabtu 25 April 2026.

Lebih lanjut, Ustadz Shofar menjelaskan bahwa tindakan Nabi tersebut merupakan bentuk pengamalan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Wa’mur ahlaka bish-shalah” (perintahkan keluargamu untuk mendirikan salat).

“Mengapa beliau membangunkan putrinya ini? Satu bentuk pengamalan daripada perintah Allah Subhanahu wa taala. Wammur ahlaka bishshalah. Perintahkan keluargamu untuk mendirikan salat. Yang kedua, kepedulian beliau kepada keluarga sampai ke ibadah sunah sekalipun. Salat malam. Tapi karena begitu mulia dan agungnya salat malam ini sehingga Nabi sangat menganjurkan dan menginginkan” Ujarnya

Qiyamullail sendiri dikenal sebagai ibadah yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, serta menjadi salah satu ciri orang-orang saleh. Melalui teladan Rasulullah SAW, umat Islam diajak untuk tidak hanya memperbaiki ibadah pribadi, tetapi juga membangun budaya ibadah dalam keluarga, sehingga tercipta lingkungan yang penuh dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....