Kenali Tanda Bahaya Kehamilan dan Nifas untuk Cegah Risiko

  • 07 Apr 2026 14:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga, diimbau untuk lebih waspada terhadap tanda bahaya selama kehamilan hingga masa nifas, karena kondisi tersebut dapat berdampak serius jika tidak segera ditangani secara medis.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi kesehatan yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dungus di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan, Senin 6 April 2026 dengan sasaran pasien dan keluarga.

Bidan RSUD Dungus, Aprilia Dwi Susanti, menjelaskan bahwa kehamilan memang merupakan proses alami, namun tetap memiliki risiko yang membutuhkan pemantauan rutin.

“Kehamilan bukan hanya proses alami, tetapi juga periode yang membutuhkan perhatian khusus. Pemeriksaan rutin dan pemenuhan gizi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin,” ujar Santi.

Ia menegaskan, masyarakat perlu mengenali sejumlah tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, penurunan gerakan janin, sakit kepala hebat disertai gangguan penglihatan, pembengkakan ekstrem, hingga demam tinggi. Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis segera.

Selain itu, masa nifas yang berlangsung sekitar enam minggu setelah persalinan juga tidak boleh diabaikan. Pada fase ini, ibu berisiko mengalami komplikasi seperti perdarahan hebat, infeksi, hingga gangguan kesehatan mental pasca melahirkan.

"Masa nifas sering dianggap sepele, padahal justru menjadi fase penting pemulihan ibu. Jika ada tanda bahaya, segera periksakan ke fasilitas kesehatan,” tegas Santi.

Dalam kesempatan tersebut, Santi juga meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat, termasuk larangan konsumsi makanan tertentu yang tidak memiliki dasar medis dan justru berpotensi mengganggu pemenuhan gizi ibu.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, agar keluarga tidak hanya bergantung pada kebiasaan atau informasi turun-temurun, tetapi juga memahami tanda risiko secara medis dan mengambil keputusan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....