Kikil: Kuliner yang Kaya Kolagen, Baik untuk Kulit dan Sendi

  • 25 Mar 2026 12:00 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kikil merupakan salah satu produk olahan hewani yang berasal dari bagian kulit atau kaki sapi yang telah melalui proses pembersihan dan perebusan hingga menghasilkan tekstur yang lunak dan kenyal. Bahan makanan ini telah lama menjadi bagian dari berbagai masakan tradisional di banyak daerah karena memiliki cita rasa yang khas. Selain dikenal sebagai hidangan yang lezat, kikil juga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dikutip dari jurnal STKIPMB, kikil mengandung kolagen yang cukup tinggi. Kolagen merupakan protein penting yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit, terutama dalam mempertahankan elastisitas dan kelembapan kulit. Penelitian yang dipublikasikan oleh Proksch et al. (2014) dalam Journal of Medical Nutrition and Nutraceuticals menunjukkan bahwa asupan kolagen dapat membantu meningkatkan elastisitas serta hidrasi kulit sehingga dapat mendukung kesehatan dan tampilan kulit yang lebih baik.

Selain bermanfaat bagi kulit, kandungan kolagen dalam kikil juga berperan dalam menjaga kesehatan sendi dan tulang. Kolagen merupakan komponen penting dalam jaringan tulang rawan, ligamen, serta tendon yang berfungsi mendukung pergerakan sendi. Penelitian oleh Lugo et al. (2016) dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi kolagen dapat membantu mengurangi keluhan nyeri sendi serta mendukung fungsi sendi yang lebih optimal.

Kikil juga mengandung berbagai asam amino penting seperti glisin, prolin, dan hidroksiprolin yang berperan dalam pembentukan kolagen di dalam tubuh. Kandungan asam amino tersebut tidak hanya mendukung kesehatan jaringan ikat, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan rambut dan kuku. Penelitian oleh Hexsel et al. (2017) dalam journal of cosmetic dermatology menunjukkan bahwa asupan kolagen dapat membantu meningkatkan pertumbuhan kuku dan mengurangi kerapuhan kuku.

Selain itu, kandungan glisin dalam kikil juga diketahui memiliki peran dalam mendukung kualitas tidur serta proses metabolisme tubuh. Penelitian yang dipublikasikan dalam sleep and biological rhythms oleh Yamadori et al. (2015) menunjukkan bahwa glisin dapat membantu mempercepat proses tertidur dan meningkatkan efisiensi tidur. Dengan berbagai kandungan nutrisi tersebut, kikil tidak hanya menjadi bahan makanan tradisional yang lezat, tetapi juga memiliki potensi manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara seimbang dalam pola makan sehari-hari. (UU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....