Salat Idulfitri Masjid Agung, Khatib Mengajak Umat Paham Persoalan Bangsa

  • 21 Mar 2026 23:07 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Momentum yang dinantikan umat Muslim, khususnya di Kota Madiun, setelah menjalankan Ibadah Puasa Ramadan, akhirnya tiba. Sabtu (21/3/2026) pagi, ribuan warga tampak antusias mengikuti pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun.

Pelaksanaan salat Idulfitri yang dimulai pukul 06.30 WIB dengan imam H Moch Chozin itu, berlangsung dengan khusyuk. Jemaah juga tampak khidmat, mendengarkan khotbah yang disampaikan khatib Dr KH Miftahul Huda, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, hingga selesai.

Dalam khotbahnya, Huda menyampaikan, memasuki Bulan Syawal dan merayakan Idulfitri, umat muslim kembali ke fitrah atau suci. "Seperti kembali pada lembaran yang bersih," ucap dia.

Menurut Huda, Hari Raya bukan hanya untuk orang yang berpakaian baru atau memiliki perabotan rumah yang baru. "Namun, Hari Raya adalah untuk orang yang bertambah taatnya pada Allah SWT," ujar dia.

Huda meminta pada umat muslim saat ini, untuk menghayati inti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW, memperhatikan perjuangan membangun masyarakat yang damai dan sejahtera melalui ajaran Islam, serta menyadari persoalan Bangsa saat ini.

Menurut Huda, dalam suasana ini, akan sangat tepat, jika digunakan sebagai momentum membangun Indonesia kedepannya yang lebih cerah. "Puasa dan Idulfitri sudah seharusnya dijadikan sebagai momentum untuk membangun gerakan kebangkitan Bangsa kedepan, bukan sekadar ikhwal atau rutinitas tahunan bagi umat Islam," ujar dia.

Suasana jemaah Salat Idulfitri di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun. (Foto: Aris D.K/RRI Madiun)

Perjalanan ibadah puasa dan ibadah lainnya selama Ramadan, hingga mengantarkan sampai Idulfitri, diharapkan dapat menjadikan setiap individu menjadi lebih baik. "Puasa Ramadan dan Idulfitri, seyogyanya mampu melahirkan persepsi dan kesadaran yang benar, terhadap persoalan bangsa yang sesungguhnya," ucap Huda.

Menurut dia, persoalan Bangsa saat ini bukan soal masalah ekonomi, dan masalah lain seperti yang disampaikan para pengamat. "Membangun ekonomi penting, namun bukan segalanya. Bangsa dengan peradaban tinggi dibangun diatas dasar keyakinan, jiwa atau spiritual yang dalam, dan akhlak yang luhur, akhlakhul karimah," ujar dia.

Huda menilai, keadaan ekonomi yang kurang baik ditengah Negeri yang subur, merupakan akibat lemahnya iman, spiritual, keterbatasan ilmu dan akhlak. "Ini pentingnya aspek ini dalam membangun peradaban," ucap Huda.

Selain itu, Idulfitri juga turut menjadi momentum untuk merekatkan hubungan sesama manusia Hablum minannas. Serta, Hablum minallah atau antara manusia dengan Allah SWT.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun turut diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, serta beberapa pejabat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....