Desa Rejomulyo Kembangkan Pisang Cavendish untuk Perkuat Ketahanan Pangan

  • 28 Feb 2026 08:25 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur mulai menggerakkan program pemanfaatan kebun pekarangan warga melalui budidaya pisang Cavendish. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan desa sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengatakan masih banyak lahan pekarangan warga yang belum dikelola secara optimal. Padahal, menurutnya, pekarangan dapat menjadi sumber produksi pangan sekaligus tambahan pendapatan jika dimanfaatkan dengan baik.

“Banyak warga yang belum menyadari potensi pekarangan mereka. Dengan sedikit arahan dan bibit yang tepat, pekarangan bisa jadi sumber pendapatan sekaligus ketahanan pangan keluarga,” kata Aris, Kamis (27/2/2026).

Ia menegaskan, dana ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa harus digunakan secara tepat dan berkelanjutan. Program yang dijalankan, kata dia, tidak boleh berhenti pada pembagian bantuan semata, tetapi harus memiliki dampak jangka panjang bagi warga.

Sebagai tahap awal, pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit pisang Cavendish. Komoditas tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang cukup tinggi.

“Pisang Cavendish saat ini banyak diminati, termasuk untuk mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis. Ini peluang yang bisa dimanfaatkan desa,” ujar Aris. Ia menambahkan, “Kita ingin warga tidak hanya menanam untuk konsumsi sendiri, tapi juga bisa dijual sehingga memberikan tambahan penghasilan.”

Program ini menyasar 50 keluarga yang memiliki lahan pekarangan. Masing-masing keluarga akan menerima dua bibit untuk ditanam. Pemerintah desa juga mendorong warga yang mampu agar membeli bibit tambahan secara mandiri guna mempercepat pengembangan budidaya.

Salah satu warga, Siti Nurhayati, mengaku antusias mengikuti program ini. “Saya senang bisa ikut program ini. Bibit pisang Cavendish ini bisa menambah penghasilan keluarga sekaligus mempercantik pekarangan rumah,” ujarnya.

Aris menargetkan dalam satu tahun ke depan Desa Rejomulyo dapat dikenal sebagai penghasil pisang Cavendish di Kabupaten Magetan. Ia berharap program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan identitas desa sebagai sentra komoditas unggulan.

Menurutnya, gerakan menanam pisang Cavendish tersebut juga sejalan dengan arahan Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, yang mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. “Ini bagian dari upaya kita membangun desa yang mandiri dan produktif, sekaligus mendukung program pemerintah terkait gizi dan ketahanan pangan,” pungkas Aris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....